Connect with us

Hukum

Jual Satwa Liar Dilindungi Hingga Bikin Minizoo, 5 Orang Diamankan Ditreskrimsus Polda DIY

Diterbitkan

pada

Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DIY mengungkap kasus dugaan tindak pidana Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (KSDAHE). Sebanyak 5 orang pelaku yang diduga menyimpan, memiliki, memelihara, memperagakan satwa yang dilindungi yang dikemas dalam bentuk minizoo dan menjual satwa dilindungi dalam keadaan hidup tanpa dilengkapi dokumen yang sah telah ditangkap petugas. Selain para pelaku, polisi menyita sejumlah satwa liar yang kemudian akan dititipkan di kantor BKSDA Gunungkidul.

Wakil Ditreskrimsus Polda DIY, AKBP Endriadi mengatakan, 5 pelaku yang berhasil diamankan sendiri adalah AP (32), FCW (16) dan FAW (25) serta ABS dan SHD. Para pelaku sendiri diamankan untuk kasus-kasus yang berbeda. Tersangka AP diketahui menjual satu ekor trenggiling dan 2,5 kilogram kulit sisik trenggiling. AP berhasil diamankan pada 24 Februari 2022 silam.

Berita Lainnya  "Panen" Kayu di Hutan Negara Bejiharjo, 3 Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

Kemudian untuk tersangka atas nama FCW diketahui memperdagangkan 8 ekor burung Nuri Tanimbar, 2 ekor burung Nuri Kepala Hitam, 1 ekor burung Cucak Hijau dan diamankan pada 11 Maret 2022.

Sementara tersangka FAW diketahui menjual 1 ekor Elang Brontok. FAW menawarkan burung dilindungi tersebut melalui media sosial miliknya. Yang bersangkutan berhasil diamankan pada 19 Januari 2022.

“Sementara itu 2 pelaku lain ABS dan SHD kedapatan menyimpan satwa dilindungi jenis burung yang dijadikan peragaan pada sebuah Minizoo di sebuah resto Pakem Sleman,” ungkapnya, Rabu (16/03/2022).

Adapun untuk perkara kebun binatang mini atau Minizoo ini, AKBP Endriadi menuturkan, pihaknya awalnya mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya satwa dilindungi yang dipelihara. Setelah dilakukan penyelidikan bersama petugas Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), keberadaan hewan di tempat itu dinyatakan ilegal.

Berita Lainnya  Misteri Serangkaian Pembobolan Sejumlah Rumah Terungkap, Ternyata Diotaki Remaja Yang Baru Berusia 18 Tahun

“Satwa yang berada di sana tidak memiliki izin dan dokumen yang sah,” ujar Endriadi.

Endriadi mengungkapkan para pelaku sendiri terancam pidana maksimal 5 tahun penjara serta denda 100 juta. Sementara itu, satwa yang diamankan akan dititipkan pada BKSDA untuk ditangani lebih lanjut.

“Para pelaku melanggar UU No.5/1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, serta peraturan pemerintah nomor 8/1999 tentang pemanfaatan jenis tumbuhan dan satwa liar,” papar dia.

Sementara itu, Koordinator BKSDA Resort Sleman dan Kota Yogyakarta, Uut Budiarto menambahkan, puluhan satwa tersebut diamankan dalam keadaan sehat. Walaupun demikian, masih perlu dilakukan rehabilitasi sebelum nantinya satwa-satwa ini dikembalikan ke habitatnya.

Berita Lainnya  Sudah Sebulan Dieksekusi, PNS Terpidana Korupsi Retribusi Wisata Tak Kunjung Disanksi Pemkab

“Jika nanti sudah dinilai layak akan kami lepas liarkan ke habitat aslinya,” ucap Uut.

Dirinya pun berharap kasus ini dapat menjadi pelajaran untuk masyarakat supaya tidak menjadikan satwa dilindungi untuk tujuan komersial.

“Kami berharap juga masyarakat dapat berperan aktif dalam pelestarian satwa liar,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Pantai gunungkidul Pantai gunungkidul
Pariwisata2 bulan yang lalu

Menikmati Pesona Baru Pantai Sepanjang yang Memikat Wisatawan Berkunjung ke Gunungkidul

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari,(pidjar.com)– Berbicara tentang pantai di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Pasalnya, daerah ini memiliki puluhan pantai dengan keindahan...

Berita Terpopuler