Pariwisata
Obyek Wisata Pantai Jadi Tulang Punggung PAD Gunungkidul, Namun Lama Tinggal Pengunjung Dinilai Rendah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Potensi wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul saat ini masih menjadi tulang punggung pendapatan asli daerah (PAD). Embrio tersebut nampaknya harus mulai dibawa ke arah wisata budaya dan kuliner di setiap wilayah. Sehingga masyarakat di luar kawasan wisata alam non pantai juga dapat menikmati rupiah dari pengunjung yang datang ke Gunungkidul.
Sebagaimana diketahui saat ini kawasan wisata pantai masih menjadi yang paling diminati oleh wisatawan. Namun begitu, lama tinggal wisatawan di Gunungkidul sendiri masih sangat rendah. Sehingga daya beli wisatawan juga belum begitu banyak. Mereka datang ke Gunungkidul hanya untuk sekedar berwisata menikmati keindahan alam.
Akademisi yang juga merupakan kandidat kuat bakal calon bupati dari Partai NasDem, Wahyu Purwanto mengatakan saat ini pariwisata di Gunungkidul telah berkembang secara pesat. Ia berpendapat bahwa potensi ini harus ditata sedemikian rupa sehingga menjadi daya tarik yang menguntungkan bagi Gunungkidul.
“Kedepan harus kita bagi, selatan itu pantai, kemudian tengah itu untuk tinggal seperti perhotelan dan utara untuk kuliner dan budaya,” kata Wahyu, Minggu (12/07/2020).
Untuk itu menurutnya juga perlu peran investor untuk melakukan pengembangan di pusat kota. Sehingga nantinya wisatawan yang datang ke Gunungkidul dapat menginap dan membelanjakan uangnya di bumi handayani ini.

“Ketika ada tempat tinggal perhotelan mereka menginap kemudian jajan kuliner mungkin cinderamata,” ucap dia.
Dengan demikian, di bagian utara sendiri kesenian serta kebudayaan jika dikemas dengan baik maka akan mampu menarik wisatawan untuk datang. Mereka bisa menikmati segala potensi yang ada.
“Jadi bisa merata pendapatan masyarakat sektor UKM juga akan berkembang. Penghasilan masyarakat akan meningkat,” terang dia.
Ia menambahkan, untuk menciptakan Gunungkidul lebih sejahtera, ia juga mempunyai gagasan untuk melakukan percepatan pembangunan. Menurutnya, pembangunan saat ini sudah cukup baik namun percepatannya perlu ditingkatkan.
“Bu Badingah sudah melakukan pembangunan secara bagus dan kita programkan kedepan akan kita percepat,” ucap Wahyu.
Percepatan pembangunan ini tak bisa lepas dari sumber daya manusia dan sumber daya alam serta teknologi. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi akan lebih cepat sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat.
“Bagaimana cara kita menarik investor masuk agar memberikan dampak positif pertumbuhan ekonomi di Gunungkidul,” terang dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
