Pariwisata
Selain Baron dan Kukup, Pemerintah Kembali Buka 5 Pantai Lain
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Akhir pekan ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul membuka 5 pantai tambahan selain Baron dan Kukup hingga 31 Juli 2020. Untuk itu dinas berharap wisatawan hanya mengunjungi kawasan yang telah dibuka pemerintah tersebut. Sebab dipastikan lokasi itu telah menerapkan tahapan uji coba dan menerapkan protokol kesehatan.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Harry Sukmono menuturkan, kelima pantai yang dibuka yakni Pantai Siung, Pantai Nglambor, kawasan Pantai Gesing, Pantai Ngrenehan dan Pantai Timang. Selain pantai-pantai tersebut, Dinpar juga telah membuka kawasan Telaga Jonge. Dengan penambahan 6 obyek wisata ini, total telah ada 10 obyek wisata di Gunungkidul yang kembali dibuka.
“Mulai Sabtu ini selain Baron dan Kukup, wisatawan diperbolehkan juga mendatangi 6 obwis tersebut,” ucap Harry, Sabtu (11/07/2020) pagi.
Ia menjelaskan, pada setiap obyek wisata yang dibuka, diberlakukan pembatasan jumlah wisatawan yakni maksimal 50 persen dari total kapasitas. Selain itu, juga diberlakukan jam buka tutup yakni pukul 03.00 WIB sampai dengan 20.00 WIB.
“Kepada pengunjung diwajibkan untuk menggunakan masker dan menunjukan identitas. Selain itu, yang merasa tidak sehat kami harapkan untuk tidak datang ke lokasi wisata terlebih dahulu. Nanti ada petugas yang melakukan pengecekan suhu tubuh,” lanjut Harry.
Disinggung mengenai pembukaan Pantai Drini, Harry menyebut bahwa hal tersebut dilakukan oleh oknum. Sebab, pihaknya sampai saat ini belum melakukan uji coba di pantai tersebut.
Lebih lanjut dikatakan, wisatawan juga diharapkan agar menjaga jarak dan tidak bergerombol saat berada di kawasan wisata. Kepada petugas di pos retribusi diharapkan juga dapat mawas diri dengan menjaga jarak dalam memberikan pelayanan.
“Kami belum pernah melakukan uji coba operasional di kawasan Pantai Drini, semua yang kami lakukan uji coba telah melalui tahapan-tahapan sesuai tata kelola uji coba. Harapan kami para wisatawan yang akan berkunjung untuk bisa memenuhi dan menaati protokol kesehatan, dan agar berkunjung pada destinasi yang benar benar pemerintah sudah dilakukan uji coba,” beber Harry.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
