fbpx
Connect with us

Peristiwa

Operasi Bersih-bersih Satpol PP, Pemasangan Reklame Tak Beraturan Bakal Dibredel

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)–Pemasangan reklame dadakan diperkirakan akan tumbuh subur di jalan-jalan Gunungkidul menjelang lebaran. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pun tak segan untuk mencopot reklame yang dinilai menyalahi aturan.

Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian, Satpol PP Gunungkidul, mengatakan saat momen bulan puasa hingga lebaran pemasangan reklame yang bersifat ucapan tumbuh subur di Gunungkidul. Pihaknya pun gencar melaksanakan operasi pencopotan reklame yang dinilai menyalahi aturan saat bulan puasa ini.

“Yang jelas kita melaksanakan penertiban reklame, sudah kita mulai misalnya di Nglipar terus kemarin sore di Semanu,” jelasnya, Rabu (5/4/2023).

Dari pengalaman sebelumnya, menjelang momen hari raya lebaran biasanya reklame dadakan akan banyak ditemui masyarakat. Hal ini menjadi perhatian khususnya pemasangan reklame yang menyalahi aturan. Dijelaskannya, lokasi pemasangan reklame sudah ada ketentuannya sendiri. Ia mencontohkan banyak reklame yang dipasang di tiang listrik, tiang telpon, hingga pohon yang seharusnya bukan tempat pemasangan reklame.

“Kami tindak segala jenis reklame baik yang berijin atau tidak tapi penempatannya kurang pas. Contohnya yang tidak boleh itu di tiang listrik, tiang telepon, pohon, fasilitas umum, ataupun yang melintang jalan,” ujarnya.

Berita Lainnya  Sempat Ditolak Warga Karena Positif Covid19, Jenazah Mantan Danramil Batal Dimakamkan di Tanah Kelahiran

“Walaupun berijin kita terlibat karena tidak sesuai tempatnya,” tegas Djunjung.

Menurutnya, pemasangan reklame yang tidak sesuai tempatnya mengganggu secara visual dan bisa menjadi sampah visual. Berdasarkan pengalamannya, tujuh hari menjelang hari lebaran biasanya reklame ucapan selamat lebaran akan mulai menjamur di wilayah perkotaan maupun pinggiran Gunungkidul.

“Reklame pas menjelang lebaran biasanya banyak, nah itu juga jadi target operasi. Paling tidak jalur kota dan jalur ke wisata bisa bersih, kalau membersihkan semua butuh waktu lama,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler