Sosial
Operasi Keselamatan 2018 Resmi Digelar, Polisi Incar Pelanggaran Yang Jadi Pemicu Kecelakaan Lalu Lintas
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Angka kecelakaan lalu lintas secara nasional saat ini masih sangat tinggi. Berdasarkan data Kepolisian Republik Indonesia, di tahun 2017 lalu, tercatat 98.000 kejadian kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah tersebut, sebanyak 24.213 korban diantaranya harus meregang nyawa sementara luka berat 16.159 orang dan luka ringan sebanyak 115.566 orang.
Melihat cukup banyaknya korban di jalan raya ini, Polri secara serentak menggelar Operasi Keselamatan tahun 2018. Operasi ini bertujuan untuk mewujudkan jalanan yang nyaman dan aman, dan yang terpenting adalah untuk menekan jumlah kecelakaan lalu lintas.
Menindaklanjuti perintah dari Mabes Polri tersebut, Polres Gunungkidul juga secara resmi membuka Operasi Keselamatan 2018 pada Kamis (01/03/2018) pagi tadi. Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady secara langsung memimpin gelar pasukan yang akan diterjunkan dalam operasi besar tersebut.
"Lalu-lintas merupakan urat nadi perekonomian negara, mengingat pentingnya hal tersebut, perlu dipelihara keamanan, keselamatan dan ketertiban lalu lintas,” ucap Kapolres.
Untuk menekan angka kecelakaan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam ketertiban lalu lintas, Polres Gunungkidul selama ini sebenarnya telah kerap menggelar razia rutin maupun yang bersifat insidentil. Dengan kegiatan ini, pihaknya berharap, masyarakat akan lebih disiplin dalam berlalu lintas.
Disiplin lalu lintas menurut Ahmad akan sangat krusial dalam menciptakan kondisi jalanan yang nyaman dan aman. Ia meyakini, dengan kesadaran tertib dalam berlalu lintas ini, angka kecelakaan dengan sendirinya akan bisa ditekan seminimal mungkin.
“Operasi ini bertujuan agar masyarakat lebih disiplin meminimalisir pelanggaran lalu lintas. Di sisi lain, kami juga berupaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tegasnya.
Ditambahkan Fuady, operasi akan digelar selama 21 hari ke depan. Pihaknya akan mengutamakan tindakan persuasif. Namun jika nantinya terdapat pelanggaran yang dinilai berat, anggota di lapangan untuk tak segan memberikan tindakan tegas berupa tindakan hukum.
"Kita akan menindak secara tegas. Utamanya, pelanggaran yang dapat memicu terjadinya kecelakaan," pungkas Fuady.
Sebagai informasi, angka kecelakaan lalu lintas di Gunungkidul pada tahun 2017 silam terhitung cukup tinggi. Pada kurun waktu tersebut, terjadi 449 peristiwa kecelakaan. Dari jumlah tersebut, 77 korban meninggal dunia, 316 luka ringan dan 3 mengalami luka berat.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
