Sosial
Ormas Islam, ICG dan Ojol Ikut Membantu Pengamanan Misa Natal
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejumlah organisasi massa di Kabupaten Gunungkidul turut serta dalam pengamanan Misa Natal sejak Selasa (24/12/2019) malam hingga Rabu (25/12/2019) pagi ini. Nampak ormas Banser, driver ojek online dan relawan grup facebook Info Cegatan Gunungkidul (ICG) turut terlibat dalam pengaman Misa Natal.
Pandal (Perwira Pengendali) Polres Gunungkidul di Gereja Katolik Santo Petrus Kanisius Wonosari, Iptu Suharjanto mengatakan, pengamanan Misa melibatkan unsur dari kepolisian, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, PMI dan juga PAM Swakarsa yang didukung oleh karang taruna atau pemuda gereja tersebut.
Di Gereja Katolik Santo Petrus Kanisius Wonosari, selain elemen tersebut nampak pula personil dari Banser dan juga ojek online (ojol) yang turut andil dalam mengamankan Misa malam tadi. Tak peduli perbedaan, mereka nampak giat dalam pengamanan. Di sisi lain prosesi Misa pun berjalan khidmad.
“Pokoknya semua unsur yang ingin terlibat kita rangkul demi menjamin keamanan proses perayaan Natal 2019 ini,” jelas Iptu Suharjanto.
Lebih lanjut ia menjelaskan unsur yang terlibat pada prosesi Misa kali ini adalah petugas parkir dari Karangtaruna sekitar 20 personil, ojek online 24 personil, Senkom 5 Personil, Banser 15 Personil, Pramuka Saka Bhayangkara 15 Personil, Polsek Wonosari 12 orang di backup 20 orang personil Polres Gunungkidul.

Koordinator Banser Untuk Pengamanan Gereja Katolik Santo Petrus Kanisius, Susilan mengatakan, Banser sengaja turut serta melakukan pengaman prosesi Natal sebagai wujud rasa toleransi. Selain itu juga menerapkan sikap gotong royong antar agama dan saling rukun serta tolong menolong satu sama lainnya.
“Supaya lebih baik lagi kerukunan itu. Harus dekat lagi antar umat beragama biar tidak ada kericuhan gitu lho dengan saling mendukung,” ungkapnya.
Susilan berharap, antar umat beragama saling mendukung seperti halnya umat Kristiani yang mendukung Islam saat beribadah. Ia berharap, pada hari raya Idul Fitri itu dari Christiani menjaga umat Islam, baginya tidak ada masalah.
Menurutnya antar umat beragama harusnya saling berhubungan satu sama lain dengan baik sehingga tidak ada perselisihan yang dicari tetapi saling berjabatan tangan satu sama lain.
Sementara itu, Perwakilan Satgas Gojek DIY, Rahmat Kurniawan mengatakan, personil Gojek turut serta membantu pengamanan prosesi Perayaan Natal karena sebagai bentuk solidaritas dan juga toleransi umat beragama. Dimana ada rasa saling menjaga memberikan kenyamanan dan keamanan kepada saudara-saudara mereka umat Kristiani yang sedang melaksanakan perayaan natal.
“Ini wujud dari simpati kita agar bisa ikut membina kerukunan di Indonesia ini,” tandasnya.
Untuk Satgas pengamanan kali ini tidak hanya dari umat Katolik atau Kristen namun juga ada yang beragama Islam dan agama lainnya. Mereka secara sukarela bersedia mengamankan jalannya prosesi Misa ataupun perayaan natal lainnya dan rela meninggalkan tugas mereka mencari nafkah. Bahkan akun masing-masing driver dioffkan.
Di samping itu, grup facebook Info Cegatan Gunungkidul juga turut ambil bagian dalam pengamanan Misa Natal. Memilih wilayah di Gereja Kristen Jawa Watusigar, Kecamatan Ngawen, relawan ICG turut memberikan pengamanan.
“Kami ikut dalam pengamanan dari pukul 18.30 sampai 21.00 hingga Misa selesai,” ungkap Koordinator Lapangan ICG, Frans Sandi.
Pihaknya mengaku fokus dalam pengaturan lalu lintas. Menurutnya gereja tersebut berada di tikungan sehingga perlu ada petugas penyebrangan.
“Harapan terbesar kami perayaan Natal bisa damai dan sukses,” pungkasnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized3 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized5 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
