Advertorial
Pantai Wediombo, Berikan Kebiruan Laguna dalam Pelukan Karang
Gunungkidul, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Selain berpasir putih, belasan pantai di Gunungkidul memiliki kekhasan masing-masing. Salah satu pantai yang indah dan unik di kabupaten ini adalah pantai Wediombo. Sesuai dengan namanya, Wediombo atau “pasir yang luas”. Pantai ini memiliki garis pantai yang lumayan luas jika dibandingkan dengan Pantai Indrayanti atau Pantai Kukup. Untuk mencapai bibir pantai Anda harus menuruni puluhan anak tangga dari lokasi parkir.
Pantai Wediombo memang dipeluk oleh perbukitan. Pohon-pohon yang tumbuh di sekitar pantai menjadikan pantai ini sejuk dan tidak gersang. Gugusan karang yang ada di Pantai Wediombo merupakan fenomena geologi yang berasal dari batuan Gunung Api Purba.
Salah satu daya tarik dari wisata ini ialah lagunanya. Laguna merupakan sekumpulan air asin yang terpisah dari laut oleh penghalang yang berupa pasir, batu karang atau semacamnya. Lokasi Laguna Wediombo terletak hanya beberapa ratus meter barat daya dari area parkir atau di ujung selatan kawasan wisata pantai Wediombo.
Laguna Wediombo adalah danau atau kolam alami yang dangkal lokasinya di pinggir obyek wisata Pantai Wediombo. Laguna Wediombo terbentuk karena faktor alam dikelilingi oleh batu karang sebagai pemisah dari air laut. Pada saat tertentu airnya terlihat jernih dan kebiruan berasal dari gelombang ombak air laut yang membentur batu karang di sekelilingnya dan sebagian mengalir masuk ke dalam laguna. Laguna unik yang terkungkung karang bergunung-gunung juga bisa Anda nikmati keindahannya.
Bagi Anda yang ingin bermain air, bisa berenang di laguna tersebut. Dengan kedalaman sekitar 1,5 meter, kolam ini dikatakan aman untuk diselami tiap jengkalnya. Saat ombak datang, kolam ini akan terisi penuh dengan air. Sensasi deburan ombak menuju kolam inilah kemudian menjadi atraksi yang sangat luar biasa. Pengalaman yang persis seperti mendapat muntahan air dalam ember yang ada di waterboom. Bedanya yang ini lebih seru karena asli dari alam.
Untuk mencapainya Anda harus berjalan kaki menyusuri pantai atau bisa juga melewati sebuah jalan setapak menaiki bukit. Beberapa orang menyebut tempat ini dengan istilah Kolam Raja. Tempatnya memang sangat asyik.
Oh, iya. Setiap setahun sekali, penduduk lokal mengadakan ritual ‘Ngalagi’ di Pantai Wediombo, yang mana upacara adat ini merupakan perwujudan rasa syukur kepada Sang Pencipta atas hasil panen yang melimpah serta untuk memohon rejeki di tahun-tahun yang akan datang. Jika Anda tertarik piknik ke sini, bisa melaju dari arah Jogja. Rutenya ialah Jalan Wonosari-Mulo ambil arah lurus menuju Pantai Baron lalu pertigaan ambil ke arah Pantai Kukup-Tepus-Jepitu ambil ke kanan-ikuti arah ke Pantai Wediombo. Ingat, menuju pantai ini bisa sampai 4 jam lho. Jadi siapkan fisik Anda ya!
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
