Advertorial
Dipantau Juri Kelas Nasional, Lomba Burung Road To Borobudur Cup Dipastikan Sportif dalam Penilaian
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–BnR Bintang Gading Enterprise bakal menyelenggarakan lomba burung bertajuk Road To Borobudur Cup I. Dalam kegiatan yang akan melombakan belasan kelas tersebut, rencananya akan digelar di belakang GOR Siyono, Jl. Kyai Legi, Desa Siyono Kecamatan Playen pada Jumat 30 Maret 2018.
Ketua BnR Bintang Gading Enterprise, Arie BF mengatakan, dalam even tersebut pihaknya akan menggelar lomba 18 kelas dari berbagai jenis burung berkicau. Adapun jenis yang dilombakan meliputi, Murai Batu, Lovebird, Kenari, Kacer, Cendet, Cucak Hijau dan Trucukan.
Hadiah yang disediakan pun cukup besar hingga menyentuh angka Rp 1 juta untuk juara pertama. Sedangkan untuk juara dua dan selanjutnya masih mendapatkan uang pembinaan ratusan ribu rupiah.
"Untuk tiket kelas BnR Rp 50 ribu, untuk juara 1 ada tambahan Rp 400 ribu," kata Arie, Rabu (28/03/2018).
Arie menegaskan, dalam even yang digelar Jumat esok ini akan berlangsung secara lebih fair dan profesional. Pasalnya, selain tempat gantangan sudah sesuai standar nasional, juri yang akan diterjunkan pun sudah setara dengan kualitas event-event nasional.

"Sistem penilaian BnR menggunakan sistem blok gantangan dibagi 6 blok, tiap blok 1 yuri itu pun masih dibantu korlap dan pengawas," tegas Arie.
Dengan demikian, Arie berharap agar peserta tidak lagi khawatir burung miliknya tidak terpantau. Dirinya juga memastikan nantinya juri tidak akan terpengaruh oleh tekanan-tekanan yang ada di sekitar lokasi.
"Di kelas Lovebird menggunakan sistem kartu/stik point. Burung bunyi durasi pendek dapat warna kuning, sedang dapat biru dan panjang dapat merah. Jadi lebih transparan dan terbuka. Untuk juri nantinya sebelum bertugas disumpah dulu untuk jujur adil sesuai dengan pakem BnR," tegas Arie.
Ditambahkan Arie, gantang sendiri akan dimulai pada pukul 13.00 WIB. Untuk itu, nantinya diharapkan peserta agar datang lebih awal agar tidak kehabisan tiket. Sebab diperkirakan peserta dari luar daerah akan naik ke Gunungkidul untuk memeriahkan lomba.
"Jangan khawatir burung tidak dinilai. Kami pastikan semua netral dan menilai sesuai kinerja burung," pungkas dia.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized3 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
