Connect with us

Sosial

Pasar Argo Midang, Taman Kuliner Paling Gres Yang Padukan Kenyamanan dan Rasa

Diterbitkan

pada

Karangmojo, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pasar kuliner saat ini memang memiliki potensi yang sangat besar. Bersama dengan industri pariwisata, kuliner adalah sektor yang saat ini paling menggeliat. Berbagai macam konsep terus ditawarkan oleh para pengusaha maupun pelaku kuliner guna menarik minat pasar.

Saat ini di Gunungkidul, konsep taman kuliner tengah digandrungi masyarakat. Bermula dari berhasilnya Taman Kuliner Wonosari, konsep ini kemudian terus menyebar ke berbagai titik. Dengan tempat yang nyaman dengan banyak pilihan menu, tentu menjadi keunggulan tersendiri dalam pengembangan konsep semacam ini.

Yang paling gres adalah dibukanya Pasar Argo Midang. Berlokasi di Padukuhan Grogol III, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, pasar ini digadang-gadang akan menjadi alternatif tempat nongkrong yang strategis baik bagi masyarakat pecinta kuliner maupun wisatawan. Lokasi Pasar Argo Midang sendiri memang berada tak jauh dari obyek wisata Goa Pindul.

Berita Lainnya  Pemberlakuan Kebijakan Kantong Plastik Berbayar di Mini Market Diharapkan Bisa Bantu Kurangi Produksi Sampah

Di pasar yang baru akan dibuka pada Sabtu (26/10/2019) ini, kurang lebih 15 stan dari olahan makanan tradisional hingga modern berjajar di sisi kanan kiri. Pasar Argo Midang sendiri berlokasi di area bekas Pasar Wage. Di seputar area pasar, pengelola sengaja memberikan tambahan hiasan sehingga nantinya pengunjung bisa semakin nyaman saat menyantap makanannya. Seperti misalnya di area depan pasar, juga terdapat hiasan berasal dari bambu yang cocok untuk berswafoto. Rencananya pasar ini akan beroperasi setiap hari Sabtu dan Minggu sore.

“Pasar Wage ini, setiap hari hanya tiga sampai empat orang yang jualan itupun jualan sayur dan selalu ramai, kami menangkap peluang itu dan menggagas untuk pembentukan Pasar Kuliner,” ujar pengelola pasar, Sularno kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com di sela-sela peresmian.

Ia bersama sebagian masyarakat kemudian berinisiatif menghidupkan pasar yang terletak di jalan menuju obyek wisata Goa Pindul tersebut dengan menggandeng Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul.

Berita Lainnya  Cegah Gangguan Kamtibmas Hingga Ungkap Tabrak Lari, Sejumlah CCTV Terpasang di Jalur Umum

“Modal kami cuma semangat, swadaya urunan, dari Dinas mau melihat perkembangan Pasar Argo Midang ini kemudian akan membantu,” imbuh pria yang akrab dipanggil Larno ini.

Selain dari masyarakat, ide pembentukan pasar juga disambut antusias oleh belasan pedagang makanan. Para pedagang menurut Larno langsung mendaftarkan diri untuk ikut berperan serta dalam mengembangkan pasar ini. Pada tahap awal, para pedagang tidak dipungut biaya alias gratis dalam memanfaatkan fasilitas yang ada. Nantinya para pedagang bersama pengelola akan berembug iuran bersama untuk penambahan sarana dan prasarana.

“Para pedagang yang mendaftar ini kami seleksi untuk mengatur jangan sampai ada menu dobel. Sebisa mungkin kalau bisa makanan tradisional ditonjolkan,” kata dia.

Sementara, Kabid Pasar Disperindag Kabupaten Gunungkidul, Ari Setyawan menambahkan, dinas akan memantau perkembangan animo masyarakat terhadap Pasar Argo Midang. Kemudian, pihaknya akan melakukan pengembangan kaitannya dengan sarana pra sarana yang ada.

Berita Lainnya  Pasca Bentrok Ojek Online vs DC, Komunitas Ojol Gunungkidul Dilarang Turun Ikut Aksi

“Kami tunggu animo masyarakat, kemudian mengajak berembuk pedagang dan warga sekitar kaitannya dengan sarana, ini kan masih apa adanya,” pungkasnya.

Pihaknya sendiri saat ini tengah memprioritaskan pengembangan pasar berbasis kuliner. Seperti di Selasar Pasar Argosari, Taman Parkir Wonosari dan Pasar Argo Midang. Pasar-pasar tersebut nantinya akan dibuat seperti Taman Kuliner Wonosari.
.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler