Pemerintahan
Pedagang Pasar Argo Wijil Bakal Boyongan ke Alun-alun Wonosari
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Seluruh pedagang yang ada di Pasar Argo Wijil yang berada di Desa Gari, Kecamatan Wonosari akan dipindah. Namun pemindahan di pasar yang masyur akan kuliner tradisionalnya tersebut bukan lantaran pasar ini ditutup atau sedang ada proses relokasi. Para pedagang itu akan buka di Alun-alun Wonosari sebagai bagian dalam acara peringatan Hari Koperasi 2019. Rencananya, Koperasi Ekspo ini akan dihelat pada 24 hingga 28 Juli 2019.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Gunungkidul, Widagdo menjelaskan, pemindahan pedagang pasar Argo Wijil pada Harkop ini dilakukan untuk semakin memasarkan produk yang mayoritas kuliner kepada khalayak luas. Pasalnya, para pedagang di pasar Argo Wijil selama ini memang terkenal dalam penjualan makanan-makanan tradisional khas Gunungkidul.
“Sekaligus ini juga untuk mengenalkan makanan tradisional kepada generasi-generasi muda. Kalau untuk mereka yang telah dewasa bisa dijadikan ajang nostalgia dengan makanan tradisional Gunungkidul,” katanya, Minggu (21/07/2019).
Selain memboyong seluruh pedangang di Pasar Argo Wijil, pada Harkop Ekspo 2019 kali juga akan diikuti oleh 100 pelaku Usaha Kecil dan Menengah serta sejumlah koperasi. Panitia juga menyediakan acara hiburan berupa peragaan busana oleh Asosiasi Perajin Batik Gunungkidul (Aspetig) dan komunitas perancang busana Gunungkidul. Menariknya, selama peragaan busana, para model akan diiringi oleh gamelan siswa SLM dari Rongkop.
“Dalam kegiatan tersebut akan diserahkan buku berisi makna filosofis tentang motif batik Gunungkidul. Kami juga akan menggelar lomba lomba tangkas dan terampil perkoperasian tingkat SMA dan SMP se Kabupaten Gunungkidul,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabid UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Gunungkidul, Sutaryono menambahkan, pada tanggal 24 Juli 2019 pihaknya akan menggelar workshop yang diikuti oleh 80 peserta koperasi dan UMKM. Pihaknya akan memberikan ruang kepada UMKM yang ada di Gunungkidul untuk mengenalkan diri kepada masyarakat Gunungkidul maupun umum.
“Dengan demikian pelaku UMKM dan produknya dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat Gunungkidul,” pungkas dia.
-
Pemerintahan1 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa1 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa1 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized1 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
