Pemerintahan
Pemerintah Gunungkidul Bangun Posko Pemadam Kebakaran di Karangmojo
Karangmojo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Tahun 2023 ini, dana sebesar Rp 700 juta disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk pembangunan posko pemadam kebakaran. Sejumlah persiapan mulai dilakukan oleh pemerintah , termasuk akan segera memasuki tahapan lelang.
Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Nanang Irawanto mengatakan, pembangunan posko pemadam kebakaran sendiri telah diusulkan sejak beberapa tahun lalu. Namun karena berbagai hal, usulan tersebut masih ditampun dan belum direalisasikan.
Baru di tahun 2023 ini pemerintah mulai menganggarkan dana untuk pembangunan posko pemadam kebakaran. Untuk posko di Kapanewon Karangmojo sendiri dipilih di Kalurahan Ngipak tepatnya di sebelah timur Balai Kalurahan dan berdekatan dengan sumber air.
“Lahannya milik pemerintah, telah dibebaskan sejak beberapa waktu lalu,” papar Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Nanang Irawanto.
Ia menjelaskan, saat ini sejumlah persiapan baru mulai dilakukan. Termasuk dengan pengajuan pada proses lelang, anggaran yang dipersiapkan oleh pemerintah untuk proyek pembangunan tersebut sebesar Rp 700 juta.
Sementara itu, Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran, BPBD Gunungkidul, Handoko mengatakan, pemerintah memang akan membangun posko pemadam kebakaran di wilayah Kapanewon Karangmojo diatas lahan 1000 meter persegi. Secara teknis, dari UPT sendiri menyerahkan semuanya ke DPUPRKP selaku OPD yang membidangi.
Idealnya memang di wilayah yang daerahnya luas harus terdapat beberapa posko pemadam kebakaran. Tujuannya agar ada kejadian di daerah yang lokasinya jauh dengan kota dapat segera tertangani. Sedangkan selama ini, Gunungkidul baru memiliki 1 posko dan itu pun berada di wilayah Kota.
“Sesuai standar nasional, jangkauan ke lokasi kebakaran harus dicapai dalam tujuh menit, tapi untuk Gunungkidul masih di kisaran 15 menit. Saat ini pos induk berada di wilayah Kota Wonosari,” ucap dia.
Beberapa tahun lalu, pemerintah telah melakukan kajian dimana Gunungkidul seharusnya memiliki beberapa posko pemadam kebakaran dibeberapa kapanewon seperti Karangmojo, Rongkop, Saptosari, dan Patuk. Sehingga bila ada kejadian di sekitar wilayah tersebut dapat terjangkau penanganannya dan tidak menyebabkan kerugian yang besar.
“Semoga segera teralisasi,” ujar dia.
-
Uncategorized19 jam yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan3 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
