fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Pemerintah Mulai Bagikan Ratusan Ton Benih Kedelai Gratis

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari, (pidjar.com)– Memasuki pekan kedua bulan Januari ini sejumlah wilayah di Gunungkidul mulai panen kedelai dari musim tanam pertama. Hasil rata-rata ubinan kedelai pada musim ini dinilai bagus sehingga diharapkan dapat dinikmati petani.

Sub Koordinator Produksi Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Danang Sutopo, menyebut luas lahan kedelai pada musim tanam pertama mencapai 380 hektare. Dari hasil panen yang dilakukan petani, rata-rata per hektare lahan menghasilkan 1,4 ton wose atau bini kering. Berbarengan dengan masa panen, pihaknya tengah menyiapkan kebutuhan benih kedelai untuk masa tanam kedua.

“Musim tanam kedua kedelai lahannya 5.400 hektare, di mana penyediaannya benih bantuan pusat melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY,” jelasnya.

Berita Lainnya  Aktifitas Jual Beli Ternak Mulai Normal, Dinas Peternakan Klaim Stok Hewan Kurban Aman

Ditambahkannya, datangnya benih kedelai untuk menyuplai musim tanam kedua diperkirakan pada minggu ketiga bulan Januari ini. Adapun jumlah benih kedelai untuk tahun 2023 ini sebanyak 270 ton yang dibagi untuk musim tanam kedua dan ketiga.

“Sebanyak 8,5 ton benih akan didistribusikan ke zona selatan, sisanya bulan Februari sesuai jadwal penanaman kedelai oleh petani,” imbuhnya.

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Sustiwiningsih, mengatakan jika padi, jagung, dan kedelai, menjadi komoditas prioritas utama petani di Gunungkidul. Menurutnya, selama ini produktifitas panen menunjukkan hasil yang memuaskan. Pada tahun ini ia berharap produktifitas hasil pertanian di Gunungkidul dapat meningkat sehingga petani dapat menikmatinya.

Berita Lainnya  Tak Kalah Level, SKB di Gunungkidul Dijadikan Percontohan Nasional

“Target tahun ini pasti ada peningkatan produktifitas hasil pertanian, komoditas utama petani tetap padi, jagung, dan kedelai,” ucapnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Rismiyadi, menyebut jika hasil pertanian kedelai kali ini terbilang bagus. Dari pantauan yang ia lakukan juga menunjukkan hasil panen di beberapa wilayah lebih tinggi daripada rata-rata Kabupaten. Ia berharap dengan hasil yang bagus ini dapat membuat petani kembali bergairah menanam kedelai.

“Dengan provitas yang bagus dan harga kedelai yang baik harapannya bisa dinikmati petani,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler