fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Pemerintah Target Investasi Rp 110 Miliar Tahun Ini

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Penaman Modal Pelayanan Terpadu (DPMPT) Gunungkidul menarget investasi yang diperoleh di 2018 sebesar Rp 110 miliar. Target investasi tersebut naik dari target tahun lalu yang hanya sebesar Rp 83 miliar.

Kepala DPMPT Gunungkidul Irawan Jatmiko mengatakan, target ini sengaja dinaikan lantaran target realisasi tahun 2017 lalu mengalami kenaikan. Di tahun 2017, target investasi yang diperoleh pemerintah terealisasi Rp 54 miliar. Dengan demikian di 2018, target investasi naik sekitar 39,75%.

“Kalau tahun kemarin, perolehan target investasi naik 1,2 persen dari target. Harapannya kenaikan tersebut terus mengalami pergerakan di tahun-tahun selanjutnya,” kata Irawan Sujatmiko, Selasa (03/04/2018).

Adapun dari jumlah perolehan tahun 2017 tersebut, terdapat 5 jenis investasi dari 150 perusahaan. Nilai investasi terbesar berasal dari laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) yakni mencapai sekitar Rp 57 miliar. Kemudian dari jenis surat izin usaha perdagangan (SIUP) kecil, mencapai sekitar Rp 12 miliar.

Pihaknya mengungkapkan, akan bekerja keras untuk menarik investasi melalui berbagai upaya. Diakui, perkembangan sektor pariwisata menjadi salah satu pengungkit peningkatakan rencana investasi. Namun ia tidak menampik, masih ada investor yang belum melengkapi perizinan, misalnya berkaitan dengan tanda daftar pariwisata (TDUP).

Berita Lainnya  Pamsimas Ratusan Juta Akan Dibangun di 6 Titik

“Belum lama ini kami juga memberikan teguran kepada salah satu hotel di Wonosari, karena perzinan belum dilengkapi,” ujarnya.

Irawan menyatakan capaian realisasi investasi tahun lalu memberikan harapan dan optimisme untuk mengejar target investasi tahun ini yang dipatok sebesar Rp 110 miliar. Dengan nominal sebesar itu, ia berharap pertumbuhan ekonomi di Gunungkidul dapat semakin terpacu.

“Berbagai langkah strategis akan dilakukan untuk merealisasikan target tersebut. Kami yakin target realisasi investasi tahun ini dapat tercapai,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul Hary Sukomo mengakui, ada investor bidang pariwisata yang belum melengkapi perizinan. Hanya saja pihaknya tidak bisa menyebut perusahaan mana saja yang belum melakukan perizinan.

“Sebenarnya yang lebih tahu justru dari kantor DPMPT. Karena data perizinan kan ada di sana,” kata Harry.

Berita Lainnya  Proses Investasi Taman Safari Panggang Jalan Terus, Pembangunan Diharapkan Dimulai Akhir 2020

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler