Kriminal
Tak Hanya Alat Elektronik, Maling Serakah Juga Gasak Spidol Hingga Tissue
Playen, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Aksi pencurian yang menyasar sekolah kembali terjadi di Gunungkidul. Kamis (23/09/2021) pagi tadi, SD N Banaran 3 yang terletak di Jalan Wanagama 1, Kalurahan Banaran, Kapanewon Playen diketahui dibobol pencuri. Modus operandi yang dilakukan sama dengan pencurian-pencurian sebelumnya yaitu dengan membakar grendel pintu. Dalam aksinya kali ini, pencuri membawa kabur komputer maupun laptop. Tak hanya itu, bahkan, pencuri juga ikut membawa serta spidol hingga tissue yang disimpan di sekolah.
Kanit Reskrim Polsek Playen, Iptu Larso, menjelaskan, pencurian tersebut diketahui sekitar pukul 05.00 WIB oleh salah satu karyawan honorer sekolah bernama Tuhariyanto (39). Pada saat itu, saksi datang ke sekolah untuk membersihkan lingkungan. Setibanya di sekolah, Tuhariyanto melihat keanehan di mana lampu depan ruang kelas 1 dalam keadaan sudah tidak menyala. Setelah itu, Tuhariyanto lantas menuju ruang kepala sekolah dan ruang guru. Ia dikagetkan saat mendapati bagian grendel pintu dan kusen ruangan tersebut sudah dalam keadaan bekas dibakar.
“Tuhariyanto kemudian mengambil sapu untuk membuka pintu untuk memastikan keadaan di dalam ruangan kantor tersebut,” papar Larso, Kamis sore.
Setelah berhasil membuka pintu, Tuhariyanto melihat kondisi dalam ruangan yang sudah acak-acakan. Satu unit komputer yang sebelumnya diletakan di meja dekat pintu juga sudah tak ada. Mengetahui hal tersebut, Tuhariyanto lantas menghubungi sejumlah staf pengajar sekolah untuk segera datang ke sekolah. Ketika dilakukan pengecekan, diketahui sejumlah barang telah hilang.
“Selain satu unit komputer, terdapat juga dua laptop merk HP warna hitam yang sebenarnya dalam keadaan rusak juga hilang. Pencuri juga membawa kabur dua box spidol Snowman, empat box masker face mark, dua buah lampu penerangan dan empat box tissu. Semuanya sudah tidak ada di tempat semula,” urai dia.

Sadar sekolahnya menjadi korban pencurian, sejumlah staf sekolah lantas melaporkan kasus tersebut ke Polsek Playen. Tak berselang lama, Tim Reskrim Polsek Playen lantas datang ke lokasi perkara untuk melakukan olah TKP dan memintai keterangan dari saksi-saksi.
Iptu Larso melanjutkan, saat kejadian pencurian berlangsung, sekolah dalam kondisi sepi. Memang kesehariannya, tidak ada orang yang ditugaskan untuk berjaga di sekolah. Selain itu, ia menyampaikan jika di lingkungan sekolah juga tidak ada kamera pengawas. Perkara tersebut kini tengah dilakukan penyelidikan oleh jajaran kepolisian.
“Atas kejadian pihak sekolahan mengalami kerugian sekira Rp. 7.500.000, saat ini sedang dilakukan penyelidikan,” tutup dia.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
