Pemerintahan
Pemkab Gunungkidul Dapat “Jatah” 51 Miliar, Dana Istimewa Bisa Dialokasikan Untuk Penanganan Covid19
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah pusat mendorong Dana Keistimewaan yang ada pada daerah dimanfaatkan untuk penanganan covid19. Hal tersebut tertuang pada surat dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang ditujukan untuk Gubernur DIY dan sifatnya segera. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul sendiri, saat ini masih menunggu petunjuk dan arahan dari Pemda DIY terkait penggunaan danais yang diterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
Dalam surat yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementrian Keuangan RI, Astera Primanto Bhakti ini ada 3 point. Pada point kedua menyebutkan dalam rangka percepatan pencegahan dan penanganan pandemi covid19, maka Danais dapat dimanfaatkan untuk pendanaan kegiatan daerah. Penggunaan dana tersebut dilakukan melalui perubahan terhadap rencana penggunaan Danais 2021.
Kemudian point selanjutnya, dasar hukum penggunaan dana keistimewaan untuk pencegahan dan penanganan pandemi akan dilakukan melalui perubahan Peraturan Menteri Keuangan nomor 17/PMK 07/2021 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 dalam rangka Mendukung Penanganan Pandemi Covid serta dampaknya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Saptoyo mengatakan jika saat ini pihaknya masih menunggu perubahan PMK dan arahan dari Pemda DIY. Sebab berkaitan dengan danais merupakan kewenangan keistimewaan yang ada di Provinsi. Jika nantinya sudah ada arahan, maka pihaknya akan segera menindaklanjuti.
“Kita tunggu saja. Sejauh ini pemanfaatan dana keistimewaan yang didapat masih mengikuti regulasi yang ada sebelumnya,” ungkap Saptoyo, Kamis (15/07/2021).

Adapun tahun ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mendapatkan transfer danais sebesar 51,6 miliar rupiah. Anggaran tersebut diplotkan untuk pembangunan fisik, kegiatan kesenian, serta beberapa program untuk peningkatan Gunungkidul.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Heri Nugroho menyambut baik adanya surat edaran dari Kemenku tersebut. Ia berharap jika sudah ada regulasi yang kuat, maka nantinya Danais yang ada bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh pemerintah dalam penanganan dan pencegahan covid19.
“Anggaran tersebut dapat membantu masyarakat baik yang kena covid atau dampak covid, agar sehat pulih ekonomi bangkit,” papar Heri Nugroho.
Termasuk dengan kesehatan juga perlu diperhatikan. Mulai dari peningkatan sarana prasarana penanganan covid19, membangkitkan perekonomian pedagang, juru parkir, seniman, dan lainnya.
“Pengadaan tabung oksigen ini salah satu yang harus dilakukan. Pelaku UMKM dan keluarga non penghasilan juga perlu,” ujarnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized5 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
