Pemerintahan
Pemulihan Pascabencana, Pemkab Siapkan Dana Miliaran
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menggelontorkan dana miliaran rupiah untuk pemulihan pascabencana alam yang terjadi pada Maret lalu. Dana tersebut diambil dari anggaran belanja tak terduga APBD 2019.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Saptoyo mengatakan, proses pemulihan seharusnya menggunakan anggaran milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul. Namun, karena anggaran yang dimiliki BPBD terbatas, Pemkab membantu dengan menggelontorkan dana dari anggaran tak terduga.
“Total anggaran yang disiapkan untuk kejadian darurat ada Rp 3 miliar. Tetapi hanya Rp 1.055.800.000 untuk pemulihan pascabencana alam Maret kemarin,” kata Saptoyo, Jumat (12/04/2019).
Ia menambahkan, untuk bisa mengakses belanja tak terduga diharuskan adanya suatu keadaan tertentu. Oleh karenanya, pasca-terjadinya bencana, BPBD langsung menetapkan status tanggap darurat sehingga anggaran tersebut bisa dicairkan untuk proses pemulihan.
“Secara teknis pemulihan kami serahkan ke BPBD Gunungkidul dan OPD terkait ,” kata dia.
Sementara itu, Kepala BPBD Gunungkidul mengatakan, pihaknya sudah mengajukan anggaran dari alokasi belanja tak terduga untuk pemulihan pascabencana yang melanda di wilayah Gunungkidul. Saat ini proses pemulihan sendiri sedang berlangsung dan masih dalam proses.
“Sudah disiapkan dan sekarang masih dalam proses pemulihan,” kata Edy.
Edy menjelaskan, dana sebesar Rp1.055.800.000 tersebut digunakan untuk berbagai penanganan kerusakan mulai dari talud, membuka akses jalan, normalisasi kawasan pantai yang terdampak banjir hingga pembiayaan sewa alat berat. Edy menegaskan, proses pemulihan menggunakan anggaran belanja tak terduga bersifat sementara karena sesuai dengan aturan penangann dan pemulihan terdampak becana tidak bisa permanen.
“Untuk infrastruktur yang rusak bisa dibenahi dengan rehabilitasi dan rekonstruksi oleh masing-masing OPD melalui usulan perbaikan di dalam program APBD,” katanya.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
