Pemerintahan
Penataan Alun-alun Wonosari, Anggaran 900 Juta Hingga Wacana Penebangan Dua Pohon Beringin
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berencana untuk melakukan penataan kawasan Alun-alun Wonosari atau menata ruang terbuka hijau di kawasan tersebut. Sejumlah tahapan sendiri telah dilaksanakan, tinggal menunggu hasil final dari konsultan dan penataan ruang terbuka hijau ini akan segera dilakukan di tahun 2022.
Yang cukup menarik, dalam kabar yang beredar, dalam penataan ini, pemerintah berencana akan menebang 2 pohon beringin ratusan tahun yang ada di tengah Alun-alun. Namun begitu, untuk hasil keputusan pasti dari rencana ini sendiri masih menunggu hasil final dari perencanaan yang saat ini tengah dalam proses.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul, Abdul Azis mengungkapkan, rencana menata ruang terbuka hijau di Alun-alun Wonosari sendiri telah digagas sejak lama. Adapun kemudian disepakati rencana tersebut direalisasikan di tahun 2022 ini dengan anggaran 900 juta rupiah. Saat ini, proyek penataan ini masih dalam proses pembuatan dokumen perencanaan yang dilakukan oleh konsultan.
“Masih proses pembuatan dokumen perencanaan, setelah ini baru akan ada pemaparan dan diskusi bersama pimpinan,” papar Abdul Azis, Kamis (19/05/2022).
Pembangunan sendiri akan dimulai jika memang sudah final desain dan lainnya. Disinggung mengenai konsep penataan Alun-alun ini adalah untuk menyediakan kawasan terbuka bagi masyarakat dan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas. Namun kemudian, ketika disinggung untuk detail fasilitas apa saja yang akan tersedia, Abdul menyebut bahwa ia belum mengetahui secara pasti.
Pun demikian ketika dikonfirmasi perihal “nasib” dua beringin kurung dan sejumlah pepohonan langka yang saat ini tumbuh di kawasan alun-alun, Aziz menyebut bahwa pihaknya masih menunggu konsep yang disusun konsultan.
Walau demikian, menurut Abdul, Pohon Beringin dan pepohonan tersebut memiliki filosofi tersendiri. Sehingga hal ini yang harus dipertimbangkan oleh konsultan dan pemerintah. Untuk ke depannya setelah perencanaan selesai, akan segera dipresentasikan ke Bupati dan meminta pertimbangan.
“2 beringin di depan itu kan ada filosofinya sendiri kemudian di sekitarnya ada pepohonan langka yang harus dilestarikan,” jelasnya.
Dimungkinkan minggu depan perencanaan dari konsultan telah selesai dan akan menjadi bahan diskusi pimpinan untuk mengambil kebijakan dan melanjutkan proses yang sudah ada.
Selain penataan Alun-alun Wonosari senilai 900 juta, Pemkab Gunungkidul juga berencana akan membangun Ruang Terbuka Hijau di kawasan Patuk dan Nglipar dengan nilai anggaran masing-masing 3,7 miliar dan 800 juta.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
