Sosial
Pencemaran Limbah Pabrik Batu di Sungai Ngijo, Pengusaha Nyatakan Siap Bertanggung Jawab
Semin, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sungai Ngijo yang terletak di Padukuhan Kracaan, Desa Semin, Kecamatan Semin tercemar cukup parah. Pencemaran ini diakibatkan oleh pembuangan limbah yang dilakukan oleh perusahaan penggergajian batu putih yang memang berdiri di aliran sungai. Adapun pabrik tersebut sempat didatangi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul dan diberikan teguran keras terkait ulahnya tersebut.
Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, dua pengusaha penggergajian batu putih, Sehono (50) dan Jarwanto (40), mengaku kapok telah membuang limbah ke Sungai Ngijo. Keduanya mengaku sudah mencapai kesepakatan dengan warga di RT 04 yang terdampak langsung dengan pencemaran sungai akibat limbah batu putih hasil industri mereka.
“Kita siap bertanggung jawab untuk mengeruk limbah itu agar tidak lagi mencemari lingkungan,” jelas Sehono, Kamis 26/12/2019.
Lebih lanjut Sehono mengakui, limbah penggergarjian batu yang kemarin mengalir ke Sungai Ngijo bisa terjadi lantaran bak-bak penampungan yang mereka miliki tak sanggup menampung limbah hingga akhirnya meluap. Saat ini persoalan tersebut sudah ditangani Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gunungkidul.
“Sample sudah diambil oleh DLH dan sekarang sedang diuji di laboratorium UII. Kita tunggu hasil laboratoriumnya seperti apa besok. Yang jelas kita berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini dan berjanji tidak akan ada permasalahan sejenis di kemudian hari,” lanjutnya.


Sebagai pengusaha UKM (Usaha Kecil Menengah), Sehono mengakui memiliki banyak kendala dalam mengatasi persoalan limbah. Hal tersebut yang membuat akhirnya terjadi miskomunikasi dengan masyarakat hingga akhirnya muncul persoalan akibat limbah mengalir ke sungai.
“Sebetulnya kita itu sudah memiliki bak-bak penampungan untuk mengolah limbah. Namun lantaran bak penampungan dan pengendapan limbah itu overload kapasitas, akhirnya air keruh bercampur limbah bisa mengalir ke sungai. Nantinya akan kami lakukan penyedotan dan perbaikan pengelolaan lebih baik. Nah dengan optimalisasi itu kelak yang terbuang ke sungai bukan lagi limbah tetapi sudah air baku yang tidak akan merugikan kesehatan masyarakat maupun lingkungan sungai,” urainya.
Sementara itu menurut Jarwanto, pihaknya juga siap melakukan pembenahan di semua sektor hingga masalah perijinan sebagai legal formal usaha yang bergerak di bidang pengolahan batu putih ini.
“Sebagai UKM kita ini menjadi sandaran hidup banyak keluarga. Di tempat saya saja ada banyak keluarga yang menggantungkan hidupnya dari pekerjaan ini, walaupun hasilnya tak seberapa. Untuk itu kita juga memperbaharui ijin-ijin sebagai legal formal usaha kecil yang kami kelola ini,” paparnya.
Terpisah, Kepala Desa Semin Tri Sutarno menyatakan persoalan antara perusahaan penggergarjian batu dengan warganya sudah dilakukan mediasi. Pihak perusahaan sendiri menyatakan siap bertanggung jawab terhadap pencemaran yang sempat mereka lakukan.
“Pihak penggergajian batu sudah siap melakukan pengerukan dan penyedotan limbah yang kemarin. Semoga sungainya bisa kembali bersih,” kata Tri Sutarno.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
