Pariwisata
Libur Imlek, Pantai Selatan Sepi Pengunjung
Tanjungsari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pada hari libur identik dengan kunjungan wisatawan ke Gunungkidul yang membludak. Namun, hal tersebut tak terjadi pada hari Selasa (01/02/2022) yang merupakan hari libur bertepatan dengan hari imlek. Kunjungan wisatawan melalui beberapa Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) di pesisir selatan terpantau sepi pengunjung dibandingkan dengan hari libur pada umumnya.
Koordinator TPR JJLS Baron, Supardi, mengatakan, kunjungan wisatawan melalui posnya pada hari Selasa ini cenderung sepi dibandingkan dengan hari libur biasanya. Sejak pagi hari, hanya beberapa kendaraan saja yang melewati posnya tersebut.
“Sejak pagi hari, kunjungan memang sepi. Ini sampai siang tercatat hanya sekitar 600 pengunjung saja yang melewati pos kami,” ucapnya, Selasa siang.
“Kalau hari ini paling banyak pakai kendaraan roda dua dan roda empat, kalau bus itu jarang. Ya penurunannya dibandingkan hari libur biasanya sekitar 30%,” imbuh Supardi.
Kondisi serupa juga diungkapkan oleh Koordinator TPR Baron Utama, Heri Mulyono, pos TPR yang dijaganya itu relatif sepi pada hari libur Imlek ini. Sepinya kunjungan ini cukup mengejutkan lantaran biasanya wisatawan membludak melalui posnya tersebut. Ia menambahkan, gelagat sepinya kunjungan mulai terlihat pada pagi hari. Biasanya pada pagi hari hingga siang hari wisatawan mulai berdatangan tanpa putus. Namun pada hari ini hanya beberapa kendaraan saja yang melewati posnya.

“Bahkan tak sampai ada antrean kendaraan di TPR. Sampai siang tercatat sekitar 1.200 pengunjung yang lewat pos kami,” terang Heri.
Sementara itu, Koordinator TPR Tepus, Marjo, menyampaikan dibandingkan dengan hari libur pada umumnya kunjungan wisatawan hari ini jauh lebih sepi. Ia menambahkan jika saat ini di Tepus sendiri tengah dilakukan pembangunan JJLS sehingga turut mempengaruhi wisatawan yang melalui posnya. Ia memperkirakan sepinya kunjungan wisatawan pada hari ini turun hingga 50% sampai 60%.
“Sampai siang pukul 13.30 WIB kunjungannya sepi, ini hanya sekitar 300 kunjungan sampai siang ini. Kalau dibandingkan sebelumnya ya jauh kunjungannya,” ucap Marjo.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Mohammad Arif Aldian, mengungkapkan adanya penurunan dari jumlah wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul saat hari libur Imlek menurutnya dapat dimaklumi. Jarak yang dekat dengan hari libur sebelumnya memungkinkan wisatawan telah datang ke pesisir selatan pada hari Minggu kemarin.
“Selama libur imlek ini jumlah wisatawan ke Gunungkidul relatif tidak banyak karena posisi hari libur Imlek yang berada di hari Selasa. Dimungkinkan sebagian wisatawan yang ingin berkunjung ke Gunungkidul sudah berkunjung di hari Minggu yang lalu,” pungkasnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
