fbpx
Connect with us

Kriminal

Pendata Bantuan Palsu Kembali Beraksi, Bawa Kabur Uang Jutaan Milik Bawuk

Diterbitkan

pada

Purwosari,(pidjar.com)–Masyarakat Gunungkidul dihimbau untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Sebab aksi kejahatan dapat terjadi kapanpun dan di manapun. Berbagai modus penipuan terus muncul di kalangan masyarakat dengan korban yang sudah berjatuhan.

Seperti halnya yang terjadi di Padukuhan Klepu, Kalurahan Giriasih, Kapanewon Purwosari. Seorang warga menjadi korban penipuan dan harus mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.

Kapolsek Purwosari, AKP Ismanto mengungkapkan, pada Selasa (09/03/2022) kemarin, Bawuk (62) warga Klepu didatangi oleh orang tak dikenal di rumahnya. Pada saat itu, Bawuk mempersilahkan masuk ke dalam rumah dan keduanya sempat mmengobrol. Orang yang tidak dikenal tersebut memperkenalkan diri sebagai pendata dan pemberi bantuan dari pemerintah.

Berita Lainnya  Edarkan Pil Koplo ke Kalangan Remaja Tanggung, Pemuda Asal Kepek Dibekuk Polisi

Sempat ngobrol agak panjang, Bawuk kemudian pergi ke dapur untuk membuatkan minum tamunya itu. Kondisi lengahnya lansia tersebut dimanfaatkan oleh orang tidak dikenal ini untuk masuk ke dalam kamar dan mengambil uang yang disimpan di sebuah lemari.

“Jadi saat korban masuk ke dapur, pelaku lantas melancarkan aksinya. Ia datang mengatasnamakan petugas pemberi bantuan tunai,” ucap Kapolsek, Rabu (09/03/2022).

Usai berhasil mengambil uang tunai sebesar Rp 3.550.000, pelaku lantas melarikan diri. Saat Bawuk kembali ke depan, tamunya sudah tidak ada di tempat semula. Bawuk sendiri baru merasa curiga dan mengecek seluruh rumahnya termasuk lemari.

Ternyata uang yang ia simpan di dompet sudah tidak ada. Sadar menjadi korban kejahatan, ia kemudian bercerita ke salah seorang kerabat dan melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Purwosari.

Berita Lainnya  Dua Pelaku Tindak Kriminal Terima Kado Indah di Hari Natal

“Masih kami dalami dari keterangan korban dan saksi,” imbuh dia.

Ismanto menghimbau masyarakat selalu waspada jika didatangi orang tidak dikenal apa lagi mengatasnamakan petugas pemberi bantuan. Hendaknya warga lebih hati-hati dan selalu teliti saat menerima tamu.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler