Pemerintahan
Penerapan PPKM Level 3 Nataru Dicabut, Penjagaan Pos Perbatasan Ditiadakan
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Wacana akan diberlakukan PPKM level 3 di seluruh wilayah dalam rangka Nataru sudah dicabut oleh Pemerintah Pusat. Meskipun demikian, pengetatan kegiatan masyarakt sendiri akan tetap diberlakukan oleh Pemkab Gunungkidul guna mencegah lonjakan kasus covid19 pasca momen libur Nataru. Di Kabupaten Gunungkidul, jajaran pemerintah masih menunggu arahan lanjutan berkaitan dengan penerapan pengetatan kegiatan masyarakat ini.
Selama periode tersebut, pemerintah akan tetap memperketat syarat perjalanan, utamanya pembatasan untuk penumpang dari luar negeri. Sedangkan penyekatan di daerah, dalam rapat yang diselenggarakan akan dihapus oleh pemerintah. Pemerintah juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan perayaan tahun baru yang sekiranya menimbulkan kerumunan.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Wahyu Nugroho, mengungkapkan, pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi dengan pemerintah pusat. Adapun dalam pembahasan tersebut memang menyebutkan berkaitan dengan tidak diterapkan PPKM Level 3. Begitupula dengan penyekatan di kawasan perbatasan diputuskan untuk ditiadakan.
“Kami masih menunggu instruksi lanjutan mengenai hal tersebut,” kata Wahyu Nugroho, Jumat (10/12/2021).
Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul, Drajad Ruswandono menambahkan pihaknya masih menunggu petunjuk teknis pelaksanaan PPKM saat Nataru. Karena semua kebijakan yang akan mereka ambil juga tidak lepas dari Juknis dari pemerintah pusat tersebut.
“Kami masih menunggu Juknisnya dari atas,”ujar Drajad.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan berharap akan ada kebijakan yang diterapkan dan berpihak kepada industri pariwisata. Misalnya saja pembatasan gerak masyarakat dikurangi pada saat Nataru nanti. Kemudian pembatasan jumlah pengunjung sebanyak 25 persen dari kapasitas yang mereka miliki. Paling tidak 75 persen dari kapasitas yang ada.
“Target kita 12 miliar sekarang baru mendapat 10,2 miliar rupiah,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto, menyampaikan jika kegiatan pesta kembang api saat malam tahun baru tidak diizinkan karena sangat rawan menimbulkan kerumunan yang tentunya dapat terjadinya penularan covid19.
“Dicabutnya PPKM Level 3 Nataru bukan berarti terus bebas, prokes tetap harus dijalankan demi keseimbangan kesehatan dan ekonomi,” ucap Heri.
Menurutnya, saat ini dinamika kasus covid19 di Gunungkidul mulai terkendali yang dapat dilihat melalui rendahnya penambahan kasus setiap harinya dan kasus aktif hanya menyisakan beberapa pasien saja. Capaian vaksinasi yang tinggi di Gunungkidul dinilai juga turut membantu dalam menanggulangi covid19. Terkait dengan Nataru, meskipun dinamika kasus covid19 mulai terkendali ia menghimbau kepada masyarakat dan khususnya bagi wisatawan yang datang agar tetap menerapkan prokes di kegiatannya.
“Warga dan wisatawan yang datang kami minta mengedepankan prokes yang ketat,” sambung Heri.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
