Connect with us

Pemerintahan

Pengangguran dan Kemiskinan Diprediksi Meningkat Selama Pandemi, Pemerintah Fokuskan Anggaran Untuk Pemulihan Ekonomi

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pandemi covid-19 yang terjadi belakangan ini berdampak pada sejumlah sektor. Seperti di bidang ekonomi dan sosial sekarang ini benar-benar terpuruk dikarenakan sejumlah UMKM terpaksa gulung tikar, para pekerja di perusahaan besar juga banyak yang di PHK. Hal itu kemudian memberikan efek domino berupa meningkatnya jumlah pengangguran dan kemiskinan baik di daerah maupun di tingkat nasional. Berbagai skema akan diterapkan oleh pemerintah untuk memperbaiki kondisi saat ini. Salah satunya adalah dengan memfokuskan anggaran untuk pemulihan sektor ekonomi, sosial dan kesehatan.

Kepala Bappeda Gunungkidul, Sri Suhartanta mengatakan, dampak pandemi covid-19 ini sangat berpengaruh terhadap meningkatnya kemiskinan dan pengangguran di Gunungkidul. Kendati demikian hitungan secara pasti mengenai berapa prosentase kemiskinan di Gunungkidul dan jumlah pengangguran, pemerintah belum melakukan perhitungan secara pasti.

Berita Lainnya  Tak Ada Proses Pergantian Pasca Wafatnya Wakil Ketua, DPRD Gunungkidul Hanya Akan Diisi 44 Orang Hingga Akhir Periode

“Kemungkinan adanya kenaikan jumlah pengangguran dan persentase kemiskinan itu pasti ada. Namun demikian jumlah realnya kami belum ada hitungannya karena baru akhir tahun dilakukan verifikasi dan validasi data penduduk miskin. Nantinya ada tim baik dari Dinas Sosial dan pihak pemerintah lainnya,” kata Sri Suhartanta, Senin (21/09/2020).

Data terakhir berdasarkan update yang dilakukan di tahun 2019 lalu, untuk kemiskinan mencapai 16,61 persen. Kemudian untuk jumlah pengangguran sendiri selama pademi juga mengalami peningkatan. Secara simple bisa dilihat dari jumlah pendaftar dan penerima kartu prakerja yang dikhususkan bagi korban PHK.

“Untuk pengangguran juga terus kami pantau bagaimana perkembangannya. Sementara baru dapat dilihat dari jumlah pendaftar dan penerima kartu prakerja yang sekarang sudah mencapai 8765 orang di Gunungkidul,” tambahnya.

Kondisi ini kemudian disikapi oleh pemerintah dengan menyiapkan sejumlah skema yang akan diberlakukan dalam pemulihan ekonomi di Gunungkidul. beberapa program akan segera diluncurkan untuk sebagai upaya memberikan stimulan dan pekerjaan bagi masyarakat Gunungkidul yang kehilangan pekerjaan.

Berita Lainnya  Dilema Nasib SDN Tepus 2 Yang Terdampak JJLS dan Penolakan Opsi Regrouping

Beberapa program yang digagas untuk pemulihan ekonomi mulai dari kredit super mikro, penerapan new normal di sektor kepariwisataan, bantuan pemerintah untuk UKM dan padat karya , serta pemberdayaan masyarakat.

“Pemulihan ekonomi ini diprioritaskan sampai dengan tahun 2021 mendatang. Dimana APBD Perubahan 2020 juga diupayakan untuk pemulihan ekonomi di Gunungkidul. sebagai contohnya di bidang kepariwisataan tetap digenjot, kemudian juga kegiatan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat,” jelas dia.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, heri nugroho mengatakan, dampak adanya pandemic ini berpengaruh pada semua sektor. Untuk pengangguran dan kemiskinan semua dapat dilihat faktanya ada peningkatan selama ini. pemulihan ekonomi sosial harus diupayakan oleh pemerintah dan dewan melakukan pengawasan sesuai dengan ketugasannya .

Berita Lainnya  Tunggu Persetujuan Kemendagri, Kenaikan Tarif Parkir di Gunungkidul Diperkirakan Baru Bisa Diterapkan Tahun Depan

“Pemulihan ekonomi ini tidak boleh lama-lama lagi, harus sesegera mungkin dilakukan. Beberapa gelontoran anggaran sekarang juga sudah mulai menyasar untuk perbaikan ekonomi masyarakat Gunungkidul,” Heri Nugroho.

Adapun recovery bidang ekonomi sosial ini sangatlah dibutuhkan. Jangan sampai angka kemiskinan dan pengangguran semakin meningkat tapi tidak ada solusi pemecahannya.berkaca pada kondisi 3 tahun sebelumnya pemerintah sendiri telah berupaya menekan laju pengangguran dan kemiskinan di Gunungkidul.

“Ekonomi, sosial dan kesehatan harus berjalan seimbang. Jangan sampai tercecer, meski pemerintah daerah belum bisa mengatasi secara keseluruhan karena keterbatasan kemampuan anggaran harapan kami pemerintah pusat terus menggelontorkan anggaran untuk daerah dalam pemulihan kondisi ini,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler