Connect with us

Pemerintahan

Pengentasan Kekeringan, 17 Desa Ini Bakal Disebar Program Pamsimas Miliaran

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kekeringan menjadi salah satu masalah utama yang banyak dikeluhkan oleh masyarakat Gunungkidul. Manakala kemarau tiba, masyarakat terdampak kekeringan harus pontang-panting untuk mencukupi kebutuhan air mereka. Tak jarang, mereka harus merogoh kocek dalam-dalam guna membeli air dari pihak swasta. Hal ini terpaksa dilakukan lantaran tak ada lagi yang bisa diupayakan warga dalam pemenuhan kebutuhan air tersebut.

Salah satu yang menjadi upaya pengentasan kekeringan adalah Program Penyediaan Air dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Pada tahun 2020 ini, pemerintah menggelontorkan anggaran untuk program pamsimas senilai miliaran rupiah. Belasan desa akan mendapatkan jatah program ini.

Pelaksanaan program ini telah dimulai. Saat ini tim yang bekerjasama dengan pemerintah desa tengah memastikan sumber air baku di masing-masing daerah yang nantinya akan mendapatkan bantuan ini. Pemastian ini sendiri dilakukan sebagai dasar pembangunan pencukupan kebutuhan air dan terkait dengan kapasitas saluran air bersih tersebut.

Berita Lainnya  Tanpa Inovasi dan Kreatifitas, Bupati Khawatirkan Pariwisata Gunungkidul Akan Semakin Tertinggal Dari Jawa Tengah

“Perencanaan sudah mulai dilakukan begitu pula dengan memastikan sumber air baku di masing-masing desa,” kata Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Bappeda Gunungkidul, Bambang Riyanto, Selasa (25/10/2020).

Pengawasan dan pendampingan juga dilakukan oleh tim yang dibentuk. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalisir terjadinya penyimpangan dalam realisasi program pemerintah untuk masyarakat ini.

Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Agus Subaryanto menambahkan, pada tahun ini, ada 17 desa di Gunungkidul yang mendapatkan program Pamsimas. Adapun di masing-masing desa tersebut mendapatkan alokasi anggaran yang berbeda. Penganggaran sendiri mengacu pada usulan masyarakat maupun pemerintah desa.

“Mengacu pada perencanaan usulan masyarakat sampai dengan penyelesaian jadi masing-masing berbeda memang,” ujar Agus.

Adapun data desa yang tahun ini yang akan dilakukan pembangunan Pamsimas yakni Desa Giritirto dengan anggaran sebanyak Rp. 436.880.300; Giriharjo Rp. 761.118.300; Purwodadi Rp. 538.737.040; Jatiayu Rp. 333.398.840; Karangmojo Rp. 422.766.740, dan Pengkol Rp. 579.460.780. Enam desa ini mendapatkan anggaran dari Dana Alokasi Khusus dari pemerintah pusat.

Berita Lainnya  Penemuan Mayat di Semanu Diduga Korban Bunuh Diri, Keluarga Tolak Otopsi

Selanjutnya, Desa Girijati dan Tambakromo mendapatkan bantuan dari APBD Gunungkidul. Untuk desa Sumbergiri, Kedungpoh, Katongan, Kemejing, Tegalrejo, Ngawis, Ngunut, Terbah mendapatkan pamsimas reguler dengan besaran anggaran Rp 245.000.000.

“Untuk Desa Wareng itu menggunakan anggaran Hibah Khusus Pamsimas,” tambah dia.

Dengan adanya Pamsimas ini diharapkan pemenuhan air bersih masyarakat bumi handayani dapat terpenuhi dengan baik. Sehingga tidak ada lagi masysrakat yang tidak mendapatkan pasokan air bersih.

“Diupayakan optimal dan berjalan dengan baik. Untuk pengawasan pasti ada. Mulai dari perencanaan sampai dengan pengoperasian,” tutupnya.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler