Politik
Pengurus Teras PKS Diganti, Langsung Targetkan Sapu 7 Kursi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menargetkan perolehan 7 kursi dalam Pileg 2024 mendatang. Hal ini bukan mustahil bagi partai yang memiliki basis masa cukup solid. Terlebih saat ini DPD PKS memiliki struktur anyar.
Ketua DPD PKS anyar, Tri Iwan Isbumaryani mengatakan, keputusan perolehan 7 kursi tersebut atas amanah Musda DPW yang memunculkan angka 14 persen perolehan suara. Target tersebut tidaklah sulit mengingat pada dua pileg sebelumnya mendapatkan minimal 4 kursi.
“Tentu saja ini target yang tak mudah bagi kami mengingat memperoreleh kursi kami dari 5 menjadi 4 kalau dari perolehan suara kami meningkat di 4 dapil 8 ribu suara. Disini jadi modal, optimisme agar bisa merealisasikan target tersebut,” ungkap dia.
Ia menjelaskan, adapun cara yang akan ditempuh yakni dengan meningkatkan mesin politik. Selain itu, PKS juga akan semakin gentol meningkatkan jumlah kader dan meningkatkan kiprah kader di masyarakat.
“Di legislatif diranah pemerintahan, kita rencanakan dengan baik lima tahun terakhir bisa memperoleh kursi tersebut apalagi kami partai dakwah. Kami juga punya satu bidang kepemudaan yang bisa menggait kaum milenial,” beber Tri.

Bidang kepemudaan tersebut diharapkan menjadi sarana menjalin komunikasi bagi pemuda agar bisa andil dalam politik. Menurutnya, politik mempunyai ruang lingkup yang luas.
“Termasuk kita sampaikan dan pahamkan kepada milinial parpol ini sebagai wadah mencetak penimpin. Adanya kepala daerah, legislatif tidak lepas dari parpol, kalau kadernya baik semuanya baik. Secara detail kami belum diwujudkan untuk programnya, yang terbentuk baru dewan pimpinan tingkat daerah,” jelas dia.
Sebagai informasi, dalam keputusan Dewan Pimpinan Tingkat Daerah, Ketua DPD PKS Gunungkidul yang tadinya dijabat oleh Ari Siswanto, kini bergeser menjadi Tri Iwan Isbumaryani. Ari Siswanto kemudian bergeser menjabat sebagai Majelis Pimpinan Daerah. Adapun sekretarisnya yakni Widodo.
Kemudian Bendahara dijabat oleh Hudi Sutamto, sedangkan Ketua Dewan Etik Daerah dijabat oleh Barid, kemudian sekretarisnya Muslikhah. Kemudian untuk Keyua Badan Pembinaan Kader dijabat oleh Maimun Nuryadi.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
