Sosial
Penularan di Lingkungan Kerja, Guru SMP Hingga Petugas Puskesmas Terpapar Covid19
Purwosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Seorang guru di SMPN 2 Purwosari terpapar covid19. Adanya kasus tersebut menjadikan proses pembelajaran di sekolah tersebut saat ini kembali dialihkan menjadi daring. Langkah ini dilakukan untuk menghindari penyebaran penularan covid19 di lingkungan SMP N 2 Purwosari. Sebelumnya, tercatat ada dua SMP di Gunungkidul juga harus mengalihkan pembelajaran melalui daring setelah ditemukannya kasus penularan covid19 di lingkungan sekolah.
Selain guru, penularan juga terjadi di Puskesmas 2 Rongkop. Sejumlah pegawai saat ini dinyatakan terkonfirmasi positif. Akibat dari penularan yang terjadi ini, layanan rawat inap di Puskesmas Rongkop 2 untuk sementara ditiadakan. Puskesmas hanya melayani pelayanan pengobatan non rawat inap.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama, Dinas Pendidikan Gunungkidul, Tijan, membenarkan adanya seorang guru di SMPN 2 Purwosari yang terpapar covid19. Dengan adanya kasus tersebut, untuk mengantisipasi penyebaran Covid19 maka diputuskan menghentikan sementara pembelajaran tatap muka di sekolah. Saat ini para siswa untuk sementara kembali menempuh pembelajaran daring.
“Iya betul, sebelumnya ada dua sekolah sekarang tambah satu,” ucapnya, Selasa (22/02/2022).
Dijelaskannya, guru SMPN 2 Purwosati yang terpapar itu berasal dari Kabupaten Bantul. Yang bersangkutan sendiri selama ini memang nglajo dari rumah ke tempat kerja. Adapun berdasarkan penelusuran awal, penularannya berasal dari anak guru tersebut yang sebelumnya terpapar covid19 dari temannya yang bersekolah di sebuah Madrasah Tsanawiyah di Bantul. Setelah memeriksakan diri, hasilnya menunjukkan bahwa guru tersebut positif covid19 dan harus melakukan isolasi.
“Yang positif ada satu orang guru,” imbuhnya.
Guna menghindari penyebaran meluas dan untuk melakukan tracing, maka sekolah memutuskan menghentikan pembelajaran sampai tracing dan hasilnya selesai dilakukan oleh pihak terkait. Nantinya, hasil tracing akan menjadi dasar pengambilan kebijakan berkaitan dengan metode pembelajaran di sekolah tersebut.
“Sekarang SMPN 2 Purwosari pembelajaran daring, diperkirakan sampai hari Jumat depan,” terangnya.
Ia berharap agar kejadian penularan di lingkungan sekolah tidak terulang kembali sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan optimal. Upaya pencegahan pun tetap terus dilakukan dari dinas dan pihak sekolah. Himbauan agar tetap menjaga prokes dengan ketat serta memperhatikan kondisi kesehatan diri masing-masing terus diberikan.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty memaparkan, berdasarkan hasil tracing, saat ini ada 7 orang pegawai Puskesmas Rongkop 2 yang positif terpapar covid19. Hingga saat ini, masih belum diketahui asal mula dari penularan yang terjadi tersebut.
“Sementara ada 7 orang yang terkonfirmasi positif, proses tracing terus kita lakukan,” papar Dewi.
Meski terjadi penularan di lingkungan kerja, saat ini Puskesmas Rongkop 2 sendiri masih terus beroperasi. Hanya saja, untuk layanan rawat inap sementara ditutup lantaran keterbatasan tenaga medis yang saat ini masih menjalani isolasi mandiri. Pelayanan kesehatan tetap dibuka untuk masyarakat.
“Untuk proses strelisasi sendiri sudah setiap hari dilaksanakan setelah jam pelayanan,” tutupnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya7 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
