Pemerintahan
Perekonomian Disebut Membaik, Arus Urbanisasi Penduduk Gunungkidul Diklaim Justru Alami Penurunan
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Gelombang arus mudik dan balik lebaran tahun ini telah usai. Tak jarang, perantau yang pulang ke kampung halamannya turut serta mengajak sanak saudaranya untuk ikut mengadu nasib di kota. Fenomena urbanisasi itu disinyalir terjadi lantaran terbatasnya lapangan kerja di kampung halaman sehingga memaksa mereka mencari penghasilan di kota yang dipandang menjanjikan.
Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Gunungkidul, Arisandy Purba, mengatakan fenomena pindah dan pergi penduduk Gunungkidul ke kota dalam beberapa tahun ini berimbang dengan penduduk yang datang ke Gunungkidul. Sebelum adanya pandemi, dalam data yang ia miliki tercatat setelah lebaran arus urbanisasi di Gunungkidul cukup tinggi.
“Sebetulnya untuk pindah datang dan pindah pergi itu tidak serta merta warga kita itu pindah ke kota terus langsung mengurus surat pindah. Mereka biasanya mau mengurus surat pindah ketika melihat prospek yang dihadapi di kota seperti apa, kalau tidak prospek ya biasanya pulang lagi ke kampung,” ucapnya, Rabu (11/05/2022).
Ia melanjutkan, keberimbangan hingga penurunan arus urbanisasi di Gunungkidul sendiri ditunjukkan dalam data kependudukan. Pada tahun 2021, tercatat migrasi masuk penduduk ke Gunungkidul sebanyak 6.561 orang dan migrasi penduduk yang keluar dari Gunungkidul tercatat sebanyak 6.187. Sedangkan pada tahun 2020, migrasi masuk sebanyak 6.470 penduduk dan migrasi keluar sebanyak 5.839 penduduk. Kemudian pada tahun 2019, migrasi masuk sebanyak 6.882 penduduk dan migrasi keluar sebanyak 6.872 penduduk. Menurutnya, dari data yang ada ini menunjukkan arus urbanisasi penduduk Gunungkidul sebenarnya justru mengalami penurunan.
“Kalau untuk tahun 2022 ini sampai tanggal 30 April ada 236 penduduk migrasi masuk dan 252 penduduk yang migrasi keluar. Memang kalau dulu ada kecenderungan setelah lebaran boyongan ke kota,” imbuhnya.

“Data yang kita analisis hampir imbang antara yang pergi dan datang. Itu dari sisi kependudukan, bisa saja ada yang merantau tapi belum mengurus administrasi kependudukan karena yang kami catat itu yang sudah mengurusnya,” terang Arisandy.
Adanya penurunan arus urbanisasi menurutnya karena semakin membaiknya peluang usaha dan pekerjaan di Gunungkidul khususnya pada sektor pariwisata yang banyak mendongkrak perekonomian masyarakat. Membaiknya peluang perekonomian di Gunungkidul membuat warga lebih memilih tinggal di Gunungkidul untuk mencari penghasilan dibandingkan pergi ke kota. Bahkan banyak perantau yang lebih memilih pulang ke kampung untuk mencari penghasilan.
“Kita lihat adanya perkembangan ekonomi di Gunungkidul sekarang ini banyak yang dari luar justru ke Gunungkidul, peluang usaha semakin banyak,” terangnya.
“Mungkin tren arus urbanisasi setelah lebaran tahun ini baru bisa dilihat beberapa bulan ke depan, karena mereka juga melihat prospek pekerjaan di sana,” pungkas dia.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized5 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
