fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Petani Nglegi Mulai Panen Padi Bernutrisi Tinggi

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari, (pidjar.com)–Stunting masih menjadi persoalan bagi pemerintah yang harus diatasi. Stunting juga telah masuk dalam satu diantara lima masalah kesehatan prioritas yang harus ditanggulangi. Dalam mengatasi stunting, tentu perlu dukungan dari berbagai sektor. Salah satunya ialah dari sektor pertanian yang telah melakukan budidaya padi jenis IR Nutri Zinc yang dinilai dapat membantu menurunkan stunting. Lahan demplot pengembangan padi IR Nutri Zinc yang belum lama ini telah panen berada di Bulak Nglegi, Kapanewon Patuk.

Ketua DPD Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Gunungkidul, Raditia Eka Kurniawan, mengungkapkan, demplot padi IR Nutri Zinc berjalan atas kerjasama dengan TP PKK Gunungkidul. Dari panen yang dilakukan, diperoleh hasil padi seberat 6,3 ton per hektare gabah kering.

Berita Lainnya  Operasi Keselamatan 2018 Diklaim Sukses Tekan Kecelakaan, Polisi Terus Gencarkan Razia

“Kami bekerja sama dengan TP PKK Gunungkidul menanam padi IR Nutri Zinc untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa varietas padi ini memiliki kandungan Seng lebih tinggi dari padi varietas lain,” ucapnya, Rabu (15/06/2022).

Tingginya kandungan Nutri Zinc di dalam padi dinilai mampu membantu mempercepat menurunkan stunting. Adanya program serupa ke depannya diharapkan dapat berjalan sehingga turut membantu menurunkan kasus stunting.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Rismiyadi, menyampaikan, padi IR Nutri Zinc merupakan salah satu bibit unggul karena kandungan yang berada di dalam beras yang dihasilkan memiliki gizi Nutri Zinc yang cukup tinggi yaitu 34,5%. Pada beras biasa, kandungan gizi Nutri Zinc hanya sebesar 20% saja.

Berita Lainnya  Satu Warga di Gunungkidul Meninggal Karena Kencing Tikus

“Dari penelitian bayi stunting itu karena kurang mengkonsumsi gizi Nutri Zinc,” ungkapnya.

Pihaknya telah menyusun rencana untuk mengembangkan dan meluaskan area tanam padi IR Nutri Zinc perlu melakukan penanaman secara keseluruhan di Kalurahan. Menurutnya, selama penanaman tidak ditemukan kendala yang menghambat pertumbuhan padi IR Nutri Zinc sehingga ke depannya dapat dikembangkan lagi.

“Misalnya setiap Kalurahan ada satu hektare untuk penanaman padi ini, produksi panen padi anti stunting bisa seribu ton gabah kering,” tutup Rismiyadi.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler