fbpx
Connect with us

Peristiwa

Hasil Autopsi Keluar, Polisi Sebut Marsilah Meninggal Karena Hipertensi

Published

on

Paliyan,(pidjar.com)–Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Gunungkidul melalukan olah Tempat Kejadian Perkara di rumah Supriyadi (52) yang berada di Tahunan (06/01), Karangasem, Paliyan, Senin (03/05/2021) siang. Olah TKP ini dilakukan setelah sehari sebelumnya warga sekitar dibuat gempar lantaran Supriyadi memulangkan Marsilah (51) yang merupakan warga Selorejo (06/01), Sodo, Paliyan dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi badannya lebam.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Ryan Permana menurutkan, pihak Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY Minggu (02/05/2021) kemarin melakukan autopsi jenazah Marsilah. Adapun hasil autopsi sendiri menyebutkan, Marsilah meninggal dunia karena penyakit hipertensinya kambuh.

“Darah dalam tubuhnya membeku dan mengakibatkan serangan di bagian otak dan jantung,” kata Ryan.

Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, ada penyakit jantung yang lama dan baru. Ia memastikan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

“Dalam tubuh korban tidak ada tanda-tanda penganiayaan, lebam itu disebabkan darah membeku yang tersumbat, pihak keluarga juga sudah menerima kejadian ini, semalam sudah dimakamkan,” jelas Ryan.

Saat disinggung mengenai status Supriyadi, ia menyebut masih menjadi saksi. Kendati demikian Supriyadi sendiri masih berada di Mapolres Gunungkidul untuk dimintai keterangan.

“Untuk status masih saksi, kedepannya belum bisa banyak berkoemntar, kami masih mengumpulkan barang bukti juga,” terang Ryan.

Berdasarkan keterangan Supriyadi, Ryan menyebut antara Supriyadi dan Marsilah sendiri memang menjalin hubungan terlarang. Keduanya memang sering bersama di saat akhir pekan.

“Saat kejadian, Marsilah mengeluh tidak enak badan dan minta dikerok, saat itu pula ternyata hipertensinya kambuh,” tandas Ryan.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler