Hukum
Pinjam Meminjam Kursi Untuk Kampanye Berujung Pada Pelaporan Kades ke Polisi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kepala Desa Jatiayu, Kecamatan Karangmojo dipolisikan oleh salah seorang jajarannya. Adalah sang Ketua RT 01 Padukuhan Sawahan yang menyeret Giyono, sang kepala desa ke jalur hukum. Ihwal awal mula persoalan ini sendiri terkait dengan kegiatan kampanye yang dilaksanakan salah seorang calon anggota legislatif. Hal tersebut dilakukan lantaran adanya dugaan perusakan fasilitas umum oleh kepala desa.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa bermula ketika pada 8 Desember 2018 lalu, salah seorang calon Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DIY, Purwanto untuk kegiatan kampanye. Saat itu, kursi yang digunakan dalam kampanye itu merupakan pinjaman dari warga Padukuhan Sawahan.
Semula tidak ada masalah dengan proses peminjaman tersebut. Masalah baru muncul saat 29 Desember 2018, kursi yang sama digunakan untuk hajatan di salah satu rumah warga. Saat itu, warga mendapati adanya sticker bertuliskan ajakan untuk memberikan dukungan terhadap Purwanto yang tertempel di kursi. Kebelulan, saat itu pula, Kepala Desa Jatiayu melihat dan berusaha mencopotnya.
Diperoleh informasi bahwa, dalam melakukan pencopotan sticker itu, sang kades diduga membacok kursi plastik dam membantingnya hingga patah.
“Kita datang ke Polres untuk melaporkan pengerusakan. Tapi tadi sempat disuruh melengkapi dengan mendatangkan ketua RT sebagai penanggung jawab pengelola kursi milik warga itu,” ujar salah seorang warga yang ikut melakukan pelaporan, Mugiono, Senin (14/01/2018).
Sementara itu, Purwanto yang turut serta dalam pelaporan mengatakan, pihaknya terpaksa menempuh jalur hukum lantaran tantangan dari kepala desa tersebut. Sebelumnya, ia mengaku telah melakukan konfirmasi melalui pesan WA namun mendapatkan jawaban yang kurang menyenangkan.
“Saya bilang, pak jangan merusak fasilitas warga, jangan merugikan rakyat. Beliau menjawab, ini kan fasilitas umum tapi kok digunakan untuk kepentingan politik. Kalau langkah saya ini salah laporkan saja. Untuk itu warga akhirnya melaporkannya,” kata Purwanto.

Tak hanya di jalur hukum, Purwanto juga bakal melaporkannya ke Bawaslu Gunungkidul terkait perusakan. Menurutnya, hal ini menjadi ranah Bawaslu karena yang dirusak yang bersangkutan adalah Alat Peraga Kampanye (APK).
“Dalam pesan wa itu kades juga bilang kalau saya diangap salah silahkan lapor ke pihak berwajib. Saya juga lapor karena perusakan APK ini, saya merasa dilecehkan karena pencopotannya dibacok-bacok dan dibanting,” kata dia.
Sementara itu, Komisioner bidang penanganan pelanggaran, Bawaslu Gunungkidul, Sudarmanto mengatakan stiker bukanlah merupakan APK. Stiker dikategorikan sebagai bahan kampanye (BK). Dirinya juga membenarkan akan adanya laporan tersebut.
“Informasi memang ada yang mau lapor, tapi sampai saat ini belum ada laporan,” kata dia.
Dihubungi terpisah, Kades Jatiayu, Giyono menganggap tidak ambil pusing dengan pelaporan tersebut. Menurutnya, apa yang ia lakukan tidak melanggar aturan. Selain itu berita yang beredar juga tidak sepenuhnya benar.
“Kita mencopot itu karena dulunya untuk membeli kursi itu iuran warga. Itu milik warga, tapi kenapa ada stickernya. Kalau cerita terkait saya membanting kursi dan membacok-bacok kursi itu sudah dibumbu-bumbui, tidak seperti itu,” ucap dia.
-
Uncategorized6 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya5 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized6 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
