Connect with us

Sosial

Usai Pengumuman Hasil Pilpres Polisi Tetapkan Siaga 1, Gunungkidul Kondusif

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pasca Pemilu 2019 suhu politik disejumlah kalangan tak juga mereda. Hingga Selasa, 22 Mei 2019, ribuan orang pendukung pasangan 02 menggelar aksi di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta. Guna menyikapi kondisi Jakarta yang dipadati oleh massa, Kepolisian Negara Republik Indonesia menyatakan Siaga 1 atas penjagaan dan pengamanan wilayah. Tak hanya di Jakarta, namun status Siaga 1 ini diterapkan di seluruh daerah.

Hal ini dilakukan agar nantinya tidak ada celah terjadinya gesekan antar kelompok yang menyebabkan perpecahan dan kericuhan di seluruh lapisan masyarakat. Seluruh personil kepolisian disiagakan di Jakarta. Polisi berseragam lengkap dengan senjata maupun peralatan-peralatan lain disiagakan, jika nantinya terjadi selisih paham dan perlawanan dapat segera dilakukan penanganan.

Berita Lainnya  Krisis Air, Satgas Covid-19 Girisubo Beri Bantuan Air Bersih Bagi Warga Isolasi Mandiri

Dalam kondisi seperti ini, ada beberapa kemungkinan tindakan nekat dapat dilakukan oleh massa yang menolak keputusan rekapitulasi hasil Pemilu 2019 oleh KPU RI. Salah satu alasan kepolisian menerapkan status siaga 1 ini yakni terkait ancaman terorisme yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady, membenarkan peningkatan status menjadi siaga 1 ini. Namun demikian tak ada penjagaan khusus di sejumlah wilayah di Gunungkidul. Hanya saja, personil Polres disiagakan jika sekiranya terjadi hal-hal yang mencurigakan dan membahayakan langsung dapat dilakukan pengamanan dan penindakan.

“Ya ada peningkatan status menjadi siaga 1. Meski demikian masyarakat kami imbau untuk tidak khawatir,” ucap Kapolres Gunungkidul, Selasa (22/05/2019).

Adapun sesuai dengan Surat Telegram Kapolri ini, status siaga 1 yakni ditetapkan mulai 21 Mei hingga 25 Mei 2019 mendatang, dengan mengacu pada kondisi di lapangan dan pergerakan massa yang ikut dalam aksi kedaulatan rakyat tersebut. Meski kepolisian menetapkan status ini, namun masyarakat diimbau untuk tidak khawatir atau takut, dan tetap melakukan aktivitas seperti biasa.

Berita Lainnya  Masuk Musim Kemarau, Waspadai Penyakit-penyakit Ini

“Kondisi di sini normal-normal saja. Ini pengamanan Ramadhan saja, semoga aman dan kondusif sampai lebaran,” imbuhnya.

Disinggung mengenai status siaga 1 ini, menurutnya sampai sekarang belum ada pemberitahuan lebih lanjut kembali mengenai akan dilakukan perpanjangan waktu atau tidak. Tentunya keputusan ini berada dikewenangan Kapolri dan jajaran lain merujuk pada kondisi di pusat dan lapangan.

Sejauh ini pula dari warga menurut Ahmad, tidak ada pemberitahuan atas pergerakan masyarakat Gunungkidul ke Jakarta untuk mengikuti aksi menolak keputusan KPU RI atas hasil rekapitulasi Pemilu 2019.

Sebagaimana diketahui, terdapat 200 hingga 500 warga Gunungkidul yang mengikuti aksi menolak hasil dan menuntut KPU RI untuk tidak curang. Rombongan komunitas Jogjakarta Ganti Presiden tersebut telah berangkat sejak Minggu dan Senin kemarin. Saat ini, komunitas tersebut telah membaur dengan massa lainnya untuk menyerukan tuntutan mereka.

Berita Lainnya  Bangkit dari Pandemi, Pria ini Sulap Limbah Kayu Jadi Lukisan Cantik

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler