Connect with us

Sosial

Satu Warga di Gunungkidul Meninggal Karena Kencing Tikus

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com) — Hingga Mei 2019, tercatat satu orang warga di Kabupaten Gunungkidul meninggal akibat terkena virus leptospirosis. Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang terkandung dalam kencing tikus.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul orang yang meninggal terkena leptospirosis sejumlah dua orang pada 2015, empat orang pada 2016, 11 orang pada 2017, dua orang pada 2018, dan satu orang pada 2019. Kecamatan yang rawan terkena Leptospirosis yaitu Kecamatan Gedangsari, Ngawen, Patuk, Nglipar, dan Semin.

Sekretaris Dinas (Sekdin) Kesehatan Gunungkidul, Priyanta Madya Satmaka mengatakan, leptospirosis dapat merusak ginjal. Menurutnya, penyebab kematian orang yang terkena leptospirosis lantaran terlambat penanganannya.

Berita Lainnya  Kado Tahun Baru, PDIP Tebar Ratusan Paket Bantuan Bergambar Puan Maharani ke 2 Kapanewon

“Selain itu juga terbatasnya fasilitas di fasilitas kesehatan, kami menganjurkan jika ada yang terkena leptospirosis untuk segera dilakukan observasi dan secepatnya dirujuk ke rumah sakit yang mempunyai fasilitas cuci darah,” kata dia, Selasa (21/05/2109). 

Lebih lanjut ia menjelaskan, penyakit leptospirosis tidak hanya menular melalui kencing tikus, melainkan bisa dari sapi maupun kucing yang positif terjangkit penyakit tersebut. Adapun orang yang rentan terkena penyakit tersebut ialah petani yang pergi ke ladang sebelum matahari terbit.

“Untuk menghindari agar tidak terkena leptospirosis sebaiknya pergi ke ladang setelah matahari terbit sebab virus yang ada dalam kencing tikus akan mati kalau kena sinar matahari,” pungkasnya.

Berita Lainnya  Kasus Demam Berdarah Mulai Alami Trend Kenaikan di Awal Musim Penghujan Ini

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler