Connect with us

Politik

Pos Polisi Penuh Terpasang Atribut Kampanye, Timses Calon Kades Siraman Kena Semprit

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) Siraman menegur tim sukses dari kubu calon Kepala Desa Siraman, Harmanto. Pasalnya tim sukses calon nomor urut 4 tersebut kedapatan memasang atribut kampanye di tempat yang terlarang. Tak tanggung-tanggung, pos polisi menjadi lokasi pelanggaran. Pos polisi yang terletak di Pos Perempatan Tegalsari itu dipenuhi dengan atribut Hermanto. Setelah diberikan teguran, para anggota timses kemudian diperintahkan untuk mencopoti atribut kampanye tersebut.

Ketua Panitia Pilkades Siraman, Tunggono mengatakan tim sukses dari kubu Harmanto dianggap telah melakukan pelanggaran kampanye. Di mana tim memasang alat peraga kampanye di sebuah pos polisi. Padahal dalam peraturan sudah ditegaskan bahwasanya pos polisi merupakan bangunan milik pemerintah/instansi yang dilarang untuk dipasangi APK. Menindaklanjuti hal tersebut, panitia Pilkades lantas melakukan pemanggilan terhadap tim sukses dari kubu Harmanto.

Pertemuan dilakukan oleh sejumlah tokoh, mulai dari perangkat desa, panitia penyelenggara dan aparat kepolisian. Tidak ada sanksi yang diberlakukan, hanya berupa teguran dan meminta untuk melakukan pencopotan atribut yang sekiranya mengganggu dan melanggar. Dari tim sukses pun menyadari kesalahan yang dilakukan, sehingga dengan lapang dada mau mencopot atribut yang tertempel pada pos polisi.

Berita Lainnya  KPU Tetapkan Jumlah DPT Pilkada 2020 Sebanyak 599 Ribu Pemilih

“Ya kami mengetahui ada pelanggaran kemudian kami panggil tim suksesnya. Sudah kami berikan peringatan dan pada Minggu (07/10/2018) kemarin, atribut sudah dicopot,” kata Tunggono, Senin (08/10/2018).

Sejauh ini pihaknya belum menerima mengenai adanya pelanggaran lainnya yang ditemukan oleh panitia atau laporan masyarakat. Hingga saat ini memasuki masa kampanye Pilkades, meski terdapat 5 kandidat dalam Pilkades Siraman, namun demikian kondisi masih aman dan dapat dikendalikan. Tidak ada gejolak yang terindikasi oleh aparat penegak hukum maupun panitia pilkades.

Disinggung mengenai Desa Siraman yang masuk dalam kategori daerah rawan konflik, Tunggono membenarkan hal itu. Sehingga pengamanan yang dilakukan oleh kepolisian, TNI dan Linmas jauh lebih diperketat daripada pilkades tahun 2013 lalu. Hal tersebut lantaran, satu dari kandidat kepala desa berasal dari organisasi kepemudaan yang memiliki masa cukup banyak. Sehingga pengamanan perlu diperketat untuk menetralisir keadaan.

Berita Lainnya  Pernah Digunakan Untuk Pertemuan Paslon, Sejumlah TPS Dipindah

Tunggono memaparkan, kala proses pendaftaran beberapa waktu lalu kandidat dari ormas tersebut dikawal oleh pasukan dari organisasinya yang begitu banyak, bukan hanya pemuda dari lingkup Siraman saja namun juga dari derah luar. Sehingga untuk mengantisipasi saat hari pencoblosan atau kampanye terjadi hal-hal yang tidak diinginkan maka perlu dilakukan perlakuan yang berbeda terutama dari segi pengamanan.

“Bukan maksud apa-apa hanya biar semuanya enak dan kondisi tetap adem ayem. Sejauh ini masih baik-baik saja, tidak terjadi gontok-gontokan atau satu sama lain saling melaporkan,” terangnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Siraman, Bripka Suryantana mengungkapkan jika pihaknya yang mendapati pelanggaran yang dilakukan oleh salah satu kubu calon kepala desa. Lantaran APK terpasang di pos polisi yang notabene merupakan tanggung jawabnya, ia langsung berinisiatif untuk menggelar proses mediasi terkait hal tersebut.

Berita Lainnya  Puluhan Baliho Kaesang dan PSI di Jalan Wonosari Dirusak Orang Tak Dikenal

“Sudah kami kondisikan. Kemarin kami dampingi pelepasan gambar foto salah satu kandidat itu,” ucap Bripka Suryantana.

Adapun ia juga menekankan pada tim sukses jika tempat ibadah, sekolah atau bangunan pemerintahan dilarang digunakan untuk melakukan kampanye. Pasalnya sesuai aturan hal itu melanggar ketentuan yang ada. Ia berharap agar nantinya seluruh tim sukses bisa menaati peraturan yang ada sehingga tidak menimbulkan gejolak di masyarakat. Dengan saling menaati peraturan, maka kondisi Desa Siraman bisa tetap aman dan terkendali.

“Sudah aman. Intinya polisi siap dan komitmen dalam gelaran pilkades ini. Biar semua aman dan terkendali,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler