fbpx
Connect with us

Peristiwa

Predator Seksual Jalanan Beraksi, Bocah SD Dipaksa Lihat Pria Bermotor Mastusbasi Saat Pulang Mengaji

Published

on

Semanu,(pidjar.com)–Predator seksual jalanan lagi-lagi berkeliaran mencari mangsa di jalanan. Selasa (22/05/2018) sore kemarin, seorang bocah perempuan yang masih berusia 8 tahun warga Kecamatan Semanu menjadi korban pelecehan seksual di jalanan. Bocah lugu tersebut dipaksa untuk tak hanya melihat alat kelamin dari seorang pria pemotor, namun juga saat pria yang diduga memiliki kelainan seksual tersebut melakukan onani. Usai kejadian yang mengerikan ini, Al saat ini masih mengalami trauma berat.

Informasi yang berhasil dihimpun pidjar.com, periatiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu Al baru saja pulang dari Masjid usai mengaji. Kala itu, Al berjalan kaki pulang ke rumahnya yang memang berada tak jauh dari Masjid. Sesampainya di gang masuk dekat rumahnya, dirinya dihampiri oleh seorang laki-laki dengan mengendarai sepeda motor matic.

Mulanya korban tak curiga lantaran pria tersebut menanyakan alamat. Tanpa diduga, pria misterius tersebut kemudian mengeluarkan alat kelaminnya di depan bocah yang masih duduk di bangku SD itu. Al yang langsung merasa ketakutan lalu berusaha lari. Namun oleh pria itu, ia ditahan sembari diajukan berbagai macam pertanyaan mengenai alamat. Kondisi jalanan yang saat itu benar-benar sepi membuat Al yang kalah tenaga tak bisa berbuat apa-apa.

Pria itu terus saja melakukan masturbasi di depan Al yang ketakutan. Ia baru dibiarkan pergi setelah pria itu mengalami orgasme. Sesaat setelah puas, pria misterius tersebut kemudian langsung melarikan diri meninggalkan Al yang berlari ketakutan menuju rumahnya.

Ketika dikonfirmasi, orang tua dari korban, S mengaku langsung mengetahui peristiwa pelecehan seksual itu lantaran sang putri langsung mengadu begitu sampai ke rumah. Bersama anggota keluarga yang lain, ia sempat melakukan pencarian terhadap keberadaan pelaku. Namun saat itu, pelaku itu sudah menghilang.

"Posisi jalannya memang sangat sepi, itu jalan corblok," kata ibu korban.

Berdasarkan penuturan dari Al, pelaku diketahui menggunakan sepeda motor matic warna biru hitam. Pria tersebut diketahui masih berusia muda dan berambut keriting.

“Anak saya memang tidak terlalu memperhatikan karena saat itu sangat ketakutan,” papar dia.

Akibat kejadian tersebut, diakui S, putrinya hingga saat ini mengalami trauma psikis. Keluarga sendiri masih terus berusaha memberikan pendampingan serta penguatan dengan harapan trauma tersebut bisa dikikis.

"Kami masih terus berusaha menguatkan Al," imbuh dia.

S sendiri mengaku telah membuat laporan secara resmi ke Polsek Semanu terkait kejadian ini. Ia berharap nantinya kasus ini cepat terungkap sehingga tak lagi meresahkan para orang tua.

"Kami sudah laporkan kejadian ini ke Polsek Semanu. Semoga menjadi pembelajaran untuk orang tua yang lain agar lebih memperhatikan keselamatan anaknya," ucapnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Semanu, Ipda Larso membenarkan adanya laporan yang masuk terkait pelcehan seksual yang menimpa seorang anak warga Kecamatan Semanu. Namun demikian, ia enggan menjelaskan lebih lanjut lantaran kasus pelecehan seksual ini saat ini tengah diselidiki oleh jajarannya guna menangkap sang pelaku.

"Memang ada tapi saya belum up date, saya sedang pendidikan di Jakarta," imbuhnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler