fbpx
Connect with us

Kriminal

Predator Seksual Jalanan Beraksi di Kawasan Goa Pindul, Sedikitnya 4 Wanita Telah Jadi Korban

Diterbitkan

pada

BDG

Karangmojo,(pidjar.com)–Masyarakat khususnya kaum wanita pengguna jalan di daerah sekitar Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo sebaiknya waspada. Pasalnya, predator seksualitas kembali beraksi menyasar kaum wanita. Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, di kawasan obyek wisata Pindul tersebut telah terjadi tindak kriminalitas pelecehan sosial atau merusak kesopanan seseorang di jalanan sebanyak 4 kejadian. Saat ini pihak kepolisian terus berupaya mengumpulkan bukti-bukti yang akurat guna mengungkap identitas pelaku kejahatan jalanan ini.

Kapolsek Karangmojo, Kompol Sunaryo melalui Kanit Reskrim Iptu Pudjijono mengungkapkan serentetan kejadian tersebut terjadi di hari yang berdekatan. Semula sejumlah korban tidak mau melapor, namun lantaran kondisi yang semakin membuat resah dan terus dihantui rasa trauma, satu korban mulai memberanikan diri untuk melaporkan diri.

“Ada empat korban yang berhasil kami mintai keterangan dan korban sendiri yang melaporkan. Sementara baru satu yang melapor secara resmi, namun untuk lainnya juga sudah bersedia untuk kami mintai keterangan. Kami duga ada korban lain yang belum bersedia memberikan laporan atau keterangan,” terang Iptu Pudjijono, Kamis (24/01/2019) pagi.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Gedangsari tersebut mengungkapkan, kejadian pertama pelecehan seksual yang meresahkan ini terjadi pada Sabtu (12/01/2019) petang silam. Sekitar pukul 18.30 WIB, Sekar (33) bukan nama sebenarnya, warga Karangmojo melintas di sekitar jalan Ngawis-Bejiharjo atau tepatnya di depan TPR Goa Pindul. Perempuan tersebut hendak kembali kerumahnya usai berbelanja kebutuhan rumah tangga. Saat kejadian, kondisi jalanan memang cukup sepi. Tidak ada kejanggalan atau hal-hal aneh yang ia rasakan saat melintas di jalur tersebut.

Tak berselang lama, korban merasakan hal yang cukup aneh. Ia merasakan tengah dibuntuti oleh seorang pemotor lainnya. Korban mulai was-was setelah sorot lampu sepeda motor di belakangnya semakin mendekati arahnya. Benar saja kekhawatirannya, tak lama kemudian ia dipepet oleh pemotor di belakangnya tersebut. Dalam waktu bersamaan pula, tangan kiri pelaku langsung berkelebat dan memegang dan meremas organ tubuh di dada milik Sekar. Korban yang tak menyangka akan diperlakukan seperti itu kemudian tak kuasa menghindar.

Berita Lainnya  Bersikeras Yang Melegalisir Surat Keterangan Harus Kepala Dinas, Panitia Seleksi Desa Watusigar: Biar Lebih Sah

“Pengakuan korban hanya satu kali namun begitu keras tangan pelaku melakukan hal itu. Kejadiannya cukup cepat,” imbuh dia.

Mendapatkan perlakukan tidak wajar, Sekar sontak kaget dan berteriak. Melihat reaksi korban, pelaku kemudian memacu kendaraannya cukup kecang dan kabur tanpa jejak. Lantaran merasa trauma dan dirugikan, korban selanjutnya mengadu ke keluarganya. Atas dasar sejumlah pertimbangan, beberapa waktu kemudian, Sekar akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Adapun laporan baru masuk ke tangan kepolisian pada Rabu (23/01/2019) kemarin.

Lebih lanjut dibeberkan Pudji, berdasarkan penelusuran yang dilakukan polisi, aksi semacam ini rupanya tak hanya terjadi sekali. Kejadian serupa juga terjadi pada tanggal 16, 17, dan 18 Januari 2019 lalu kepada 3 perempuan berbeda. Sontak kejadian ini kemudian menyebar ke masyarakat dan pada akhirnya meresahkan warga sekitar. Saat ini menurut Kanit Reskrim, keamanan pun lebih ditingkatkan.

Berita Lainnya  Terjunkan Pasukan Terlatih Berperalatan Lengkap, Personel Pengamanan Pertontonkan Kesigapan Tangani Massa Pembuat Onar Pemilu

“Kalau melancarkan aksi rata-rata jam 17.00 sampai petang lah. Tapi ada juga kejadian di pagi hari,” imbuh dia.

Berdasarkan analisa sementara kepolisian, dimungkinkan pelaku adalah oknum warga di sekitar Kecamatan Karangmojo atau bahkan sekitar lokasi kejadian mengingat pola kejahatan yang dilakukan. Lokasinya kejahatan seksual tersebut memang masih berada di satu kawasan dan tidaklah begitu jauh dan di seputaran Desa Bejiharjo khususnya kawasan Pindul. Sejumlah ciri-ciri bedasarkan keterangan saksi dan korban sudah dikantongi oleh jajaran kepolisian.

“Kemungkinan sama pelakunya, ciri-cirinya bertubuh tambun,” ucapnya.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler