fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Program Pembangunan di Kalurahan Mandheg Selama Pandemi

Published

on

Semin,(pidjar.com)–Adanya perubahan penggunaan dana desa berdampak pada sejumlah program pembangunan dan pemberdayaan yang menggunakan dana desa. Pasalnya anggaran tersebut saat ini fokus digunakan untuk penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa berkaitan dengan pandemi corona. Sehingga dengan prioritas ini, program pembangunan infrastrukur dan pemberdayaan di kalurahan-kalurahan masih belum bisa dilakukan.

Lurah Semin, Kapanewon Semin, Tri Sutrisno menjelaskan, sementara ini Kalurahan Semin hanya fokus pada penyaluran BLT dan penanganan pada warga yang melakukan karantina mandiri dan pencegahan penyebaran covid 19. Dari Dana Desa Rp 1.175.853.000, anggaran sebesar Rp 183.600.000 dialokasikan untuk penyaluran BLT. Ada 102 warga di Kalurahan Semin yang mendapatkan bantuan dari pemerintah kalurahan.

“Kita masih fokus di BLT. Untuk kegiatan lain seperti pemberdayaan dan pembangunan infrastruktur masih belum dilaksanakan,” kata Tri Sutrisno, Senin (22/06/2020).

Dari Kalurahan sendiri masih menunggu kebijakan lanjutan mengenai keberlanjutan pelaksanaan dana desa. Menurutnya program pembangunan infrastruktur sebenarnya sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat setempat.

Berita Lainnya  Tangkal Gantung Diri, Bupati Minta Jajaran Tak Hanya Terbatas Sekedar Lontarkan Ide dan Rapat Saja

“Tentu sangat ditunggu masyarakat untuk perbaikan dan pembangunan ini. Agar masyarakat dapat bekerja dan terbangun gotong royong kembali,” jelas dia.

Jika nantinya ada kebijakan dari pemerintah mengenai dilanjutkannya proses pembangunan menggunakan dana desa, ada sejumlah proyek yang menjadi prioritas Kalurahan Semin. Mulai dari pembangunan jalan cor blok di 3 titik padukuhan,.pembangunan talud jalan desa, dan pembangunan RTLH untuk 10 warga.

“Tunggu kebijakan nanti saja bagaimana, untuk pemberdayaan dan pembangunan infrastruktur diperbolehkan atau tidak. Yang jelas untuk sementara ini memang mandheg,” tambah Tri.

Hal senada juga diungkapkan oleh Lurah Mulo, Sugiyarto. Senada dengan Tri, pihaknya saat ini masih fokus dalam penyaluran BLT. Koordinasi lanjutan belum dilakukan untuk membahas mengenai program pembangunan dan pemberdayaan, pasalnya masih ada kemungkinan BLT akan dilanjutkan.

Berita Lainnya  Segera Disahkan Gubernur, Upah Minimal Pekerja Tembus Angka Rp 1,57 Juta Per Bulan

“Kita masih menunggu arahan ya, karena kemungkinan masih ada BLT lanjutan,” ucap Sugiyarto.

Pembangunan jalan cor blok menjadi prioritas jika nantinya program-program dilanjutkan. Masyarakat saat ini juga menanti bagaimana keberlanjutan pembangunan tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Sudjoko melalui Kabid Pemberdayaan Masyarakat, Subiyantoro memaparkan, pihaknya baru akan melakukan pembahasan internal dengan pendamping untuk memastikan sisa dana desa. Dari koordinasi tersebut, kemudian akan menjadi acunan bagaimana langkah yang akan diambil.

“Karena kan juga harus memikirkan yang kegiatan stunting,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler