Pemerintahan
Proyek Jalan Anyar Rusak Parah, Lurah Sebut Karena Air Hujan
Saptosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Beberapa waktu lalu, Kalurahan Kanigoro, Kapanewon Saptosari mendapatkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari pemerintah senilai 80 juta rupiah. Dana tersebut kemudian digunakan untuk membangun jalan lingkungan di Padukuhan Gebang dengan panjang 300 meter. Namun, baru sebulan sejak selesai dikerjakan, kondisi jalan aspal saat ini sudah rusak. Di satu titik sepanjang 10 meter, aspal bahkan mengelupas secara keseluruhan dan tinggal menyisakan bekas jalan sebelumnya berupa jalan corblok. Hujan deras serta ketiadaan saluran air dituding menjadi penyebab kerusakan jalan aspal anyar bantuan pemerintah itu.
Lurah Kanigoro, Suroso mengatakan, dana BKK untuk wilayahnya tersebut bersumber dari aspirasi salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunungkidul. Lantaran nilainya kurang dari 200 juta, maka program tersebut kemudian dikerjakan oleh pemerintah kalurahan.
“Karena nilainya hanya Rp 80 juta, maka dikerjakan oleh pemerintah kalurahan. Kemudian dirancang pembangunan jalan dengan panjang sekitar 300 meter dan untuk lebarnya ada yang 2,5 meter dan ada yang 3 meter,” ucap Suroso, Selasa (26/01/2020).
Ia menambahkan, secara teknis desain pengerjaan telah dikonsuktasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Kabupaten Gunungkidul. Semula, proyek tersebut ingin ditunda pengerjaannya karena cuaca yang kerap hujan deras. Namun kemudian, atas beberapa pertimbangan, pembangunan akhirnya tetap dilanjutkan.
“Setelah dikerjakan selesai, benar malamnya hujan deras, aspal langsung terkelupas,” kelit dia.

Pantauan pidjar-com-525357.hostingersite.com, pada jalan sepanjang 300 meter tersebut memang terlihat anyar dengan aspal dan pasir yang masih berada di lokasi. Kerusakan parah terjadi di satu titik dengan panjang 10 meter. Di lokasi jalan rusak terlihat lapisan aspal yang cukup tipis sehingga bahkan pondasi dasar berupa jalan cor blok sampai terlihat.
Menurut Suroso, kerusakan jalan yang terjadi ini dikarenakan selain hujan deras yang terjadi pasca pengerjaan, juga lantaran tidak adanya saluran air di sekitar badan jalan. Sehingga kemudian, seluruh air yang ada mengalir ke tengah jalan. Pasalnya jalan di sekitar badan jalan telah dibangun rumah penduduk.
“Seharusnya di sana ada aliran airnya. Karena kalau tidak ada saluran air, mau dibangun seperti apapun akan cepat rusak juga,” terang dia.
Atas kerusakan itu, pihaknya berencana melakukan perbaikan. Kendati demikian, saat ini Pemerintah Kalurahan Kanigoro tengah melakukan pendekatan agar warga di sekitar lokasi menyisihkan sedikit lahan untuk pembangunan saluran air.
“Saya sudah suruh tim untuk lakukan perbaikan. Tetapi juga butuh kesadaran warga sekitar agar adanya bantuan itu tidak sia-sia. Jika dibangun ada aliran airnya, maka akan awet,” terang dia.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
