Peristiwa
Puluhan Pelajar Terlibat Tawuran, Dua Orang Terluka
Tepus,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Insiden keributan yang melibatkan kelompok pelajar kembali terjadi di kawasan pantai selatan Gunungkidul. Kamis (19/12/2019) siang tadi rombongan pelajar dari SMK 1 Tanjungsari Yogyakarta terlibat tawuran dengan puluhan wisatawan pelajar dari SMK Penerbangan AAG Adisutjipto Yogyakarta di areal Pantai Watu Lawang, Desa Tepus, Kecamatan Tepus. Dua orang dikabarkan terluka dalam bentrokan ini. Berutung gesekan yang terjadi dapat segera diredam oleh petugas dan warga yang berdatangan ke lokasi kejadian. Saat ini, kedua kelompok sudah didamaikan dan masalah yang terjadi bisa diredam.
Informasi yang berhasil dihimpun, kericuhan ini bermula ketika rombongan pelajar SMK Negeri 1 Tanjungsari yang berjumlah sekitar 18 pemotor atau 35 orang bergerak hendak menuju ke pantai. Dua orang di antara anggota rombongan kemudian terpisah dari rombongan besar. Ihwal keributan sendiri diawali ketika kedua anggota rombongan itu mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakkan dari rombongan pelajar lainnya yang kemudian diketahui berasal dari SMK Penerbangan AAG Adisutjipto Yogyakarta.
Kabar perihal perlakuan tak mengenakkan ini kemudian diterima oleh kawan-kawan korban. Tak terima dengan perlakuan tersebut, rombongan dari SMK Negeri Tanjungsari pun kemudian melakukan pengejaran ke terhadap rombongan pelajar yang diduga melukai dua orang temannya. Pengejaran kemudian berakhir di areal parkir Pantai Watu Lawang. Di lokasi parkiran, cek cok pun sempat terjadi. Para pelajar dari SMK Penerbangan mengaku tidak melakukan penganiayaan.
Namun, kondisi pun sudah terlanjur memanas. Para pelajar tersebut emosinya terus memuncak entah siapa yang memulai, akhirnya terjadi perkelahian.
“Saya sempat kena pukulan. Kemudian saya balas pukul salah seorang dari kawan mereka. Untuk luka yang saya alami lebam di bagian mata dan sobek di bibir karena pukulan,” terang salah seorang pelajar SMK Tanjungsari, Fer.
Sementara itu, Kapolsek Tepus, AKP Mustaqim membenarkan adanya insiden yang terjadi obyek wisata yang berada di wilayah hukumnya. Menurut Mustaqim, petugas yang mengetahui adanya keributan kemudian berhasil melerai. Dibantu oleh warga, akhirnya perkelahian massal tersebut berhasil dihentikan sebelum jatuh lebih banyak korban. Puluhan pelajar dari kedua kubu itu lantas digelandang ke Mapolsek Tepus untuk dimintai keterangan. Tak hanya itu, kepada para pelajar juga diberikan pembinaan agar tidak melakukan tindakan semacam ini lagi.
“Kita lakukan juga proses mediasi yang melibatkan camat, tokoh masyarakat hingga pihak sekolah,” tambahnya.
Dari hasil mediasi yang dilakukan, kedua kubu sendiri mengakui kesalahan masing-masing. Keduanya sepakat berdamai dan tidak akan mempermasalahkan insiden ini di kemudian hari. Selepas adanya kesepakatan perdamian kemudian dari masing-masing rombongan diperbolehkan kembali ke wilayah masing-masing. Mustaqim sendiri menyebut bahwa insiden ini dipicu oleh kesalahpahaman dari masing-masing pihak.
“Ndak ada korban. Semua sudah damai,” terang dia.
Sementara di lapangan ada dua orang yang mengalami luka yakni Fer dan satu pelajar dari SMK penerbangan. Keduanya mengalami luka lebam akibat pukulan tangan
Hal ini juga dibenarkan oleh Camat Tepus, Alsito. Kendati demikian permasalahan tersebut telah dimediasi dan telah selesai dengan jalur perdamaian.
“Tadi kita damaikan dengan Forkompincam. Sudah saling bisa memaafkan dan menjadi pembelajaran bersama. Betul memang ada yang terluka,” ujar Alsito.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
