fbpx
Connect with us

Sosial

Puluhan Ribu Kendaraan Pemudik Masuk Gunungkidul, Roda Dua Masih Dominan

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Pada musim libur lebaran ini, puluhan ribu warga Gunungkidul yang berada di perantauan diperkirakan masuk ke Gunungkidul untuk merayakan hari raya bersama keluarga. Selama beberapa waktu terakhir ini, Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul mencatat bahwa puluhan ribu kendaraan dari berbagai jenis memasuki Bumi Handayani. Akibatnya, di sejumlah pintu masuk ke Gunungkidul, diwarnai dengan antrean kendaraan meskipun tak sampai mengakibatkan kemacetan panjang.

Petugas Dishub Gunungkidul yang berjaga di Pos Hargodumilah, Kuswanto mengatakan, hingga Senin (03/06/2019) malam kemarin, kepadatan lalu lintas mulai meningkat secara signifikan. Kendaraan yang masuk ke Gunungkidul melalui pintu gerbang tersibuk itu sendiri didominasi oleh kedaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat. Pihaknya mencatat, terhitung sejak Sabtu (01/06/2019) silam, puluhan ribu kendaraan telah melintas di sepanjang jalan Jogja-Wonosari.

“Untuk sepeda motor ada 14.095 unit dan mobil pribadi ada 6.159 unit. Kemudian angkutan umum jumlahnya belum mencapai 100 unit,” kata dia, Selasa (04/06/2019).

Ia menjelaskan, kemungkinan arus lalu lintas saat ini masih akan terus stabil pada kondisi ramai lancar. Namun begitu, dirinya belum bisa memastikan perbandingan jumlah kendaraan masuk jika dibanding dengan tahun sebelumnya.

“Kita masih terus melakukan pendataan,” tutur dia.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Mega Tetuko mengatakan, kondisi arus lalu lintas di Jalan Jogja-Wonosari sampai saat ini masih ramai lancar. Menurutnya tidak ada penumpukan kendaraan cukup berarti yang dapat menimbulkan kemacetan yang terjadi selama arus mudik berlangsung.

“Arus lalu lintas masih ramai lancar, tidak ada kemacetan,” terang Mega.

Menurutnya, kepadatan kendaraan justru terjadi di pusat kota Wonosari, utamanya pada pusat-pusat perbelanjaan. Hal tersebut menurutnya lantaran masyarakat banyak yang menghabiskan waktu bersama keluarga untuk berbelanja.

“Masih di jalur pusat kota seperti Mgr Soegiyoprantono, Jl Sumarwi dan Jl Brigjen Katamso yang terdapat penumpukan kendaraan. Selama beberapa hari terakhir, aktifitas masyarakat memang terpusat di situ,” ucap dia.

Pun demikian dengan jalur wisata yang ada di Gunungkidul. Menurut Mega, hingga saat ini, arus lalu lintas masih tergolong lengang dan belum banyak menunjukan mobilitas masyarakat ke arah obyek wisata.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan, dari pantauan pihaknya, obyek wisata masih akan lenggang hingga hari lebaran tiba. Prediksi ini ia sampaikan berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya.

“Saat ini masih lengang, wisata baru akan ramai setelah h+2 lebaran,” kata Harry melalui sambungan telepon.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler