Connect with us

Sosial

Puluhan Warga Binaan Lapas Klas IIB Wonosari Dapat Kado Lebaran, 2 Langsung Bebas

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Puluhan warga binaan Lapas Klas IIB Wonosari mendapatkan hadiah berupa remisi atau pemotongan masa hukuman bersamaan dengan perayaan hari raya Lebaran ini. Pemberian remisi khusus Hari Raya Idul Fitri 1440 H ini sendiri khusus diperuntukkan bagi warga binaan yang beragama Islam. Secara resmi, remisi akan diberikan pada Rabu (05/06/2019) nanti seusai Sholat Ied yang diselenggarakan di lingkungan Lapas.
Tahun ini, terdapat 28 orang warga binaan yang akan mendapatkan Remisi Khusus 1 (RK 1) yang terbagi dalam beberapa tipe. Untuk pemotongan hukuman sebanyak lima belas hari penjara diterimakan kepada 15 orang; sementara untuk potongan satu bulan masa hukuman diberikan kepada 5 orang: dan yang terakhir adalah potongan satu bulan lebih lima belas hari diberikan kepada 8 orang. Selain itu, ada pula 2 warga binaan yang mendapatkan RK 2 yang berarti para warga binaan tersebut akan langsung bebas seusai mendapatkan remisi.

Berita Lainnya  BPBD Gunungkidul Terus Layani Permintaan Droping Air

Kepala Subseksi Pelayaan Tahanan Lapas Klas II B Wonosari, Yanuarius Ardiyana memaparkan, untuk mendapatkan remisi ini, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh warga binaan. Diantaranya adalah para warga binaan diwajibkan untuk berkelakuan baik selama menjalani masa hukuman di Lapas.

“Mereka juga harus sudah menjalani masa hukuman setelah keputusan hukum selama enam bulan,” kata Ardiyana, Sabtu (01/06/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, selama kurun waktu satu tahun, terdapat dua kali jenis remisi bagi warga binaan. Yakni remisi khusus saat hari besar keagamaan dan remisi umum saat hari kemerdekaan Republik Indonesia. Sementara untuk remisi khusus diberikan bagi warga binaan saat merayakan hari besar agama sesuai dengan agamanya masing-masing.

Berita Lainnya  Gelar Sholat Ied Berjamaah, Begini Persiapan Masjid Al Ikhlas

“Jadi misalnya agama Islam diberi remisi saat Idul Fitri, sementara untuk warga binaan beragama Kristiani akan diberikan remisi saat Natal,” kata dia.

Selama Hari Raya Idul Fitri mendatang, rutan Wonosari Kelas IIB akan memberikan layanan bebas kunjung selama dua hari. Adapun jam kunjungnya ialah pukul 09.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB.

“Pengamanannya memang lebih kami perketat, akan ada 20 personil kami untuk mengamankan agenda kunjungan bebas ini,” tandasnya.

Sementara itu, untuk Lembaga Pembinaan Khusus Anak Daerah Istimewa Yogyakarta akan ada remisi khusus untuk warga binaan yang beragama islam. Terdapat 9 anak yang mendapatkan RK 1 berupa pengurangan masa kurungan 15 hari serta pengurangan masa kurungan 1 bulan diterimakan kepada 2 anak. Sedangkan untuk lima anak lainnya belum mendapatkan remisi karena belum memenuhi persyaratan.

Berita Lainnya  Refleksi Tahun Kedua Hari Buruh di Masa Pandemi, Pemenuhan Hak Buruh yang Tersendat Hingga Bayang-bayang PHK

“Karena di LKPA ini untuk mendapatkan remisi harus menjalani masa binaan selama 3 bulan dan ada tiga anak yang belum ada 3 bulan masa kurungan sehingga remisi belum bisa diberikan,” kata Kepala LKPA Kelas 2 Daerah Istimewa Yogyakarta, Teguh Suroso.

Menurutnya, ada dua warga binaan LKPA yang sudah berusia lebih dari 18 tahun namun masih mendapatkan binaan di LKPA yang juga tidak bisa mendapatkan remisi. Menurut Teguh, warga binaan berusia dewasa ini dibina di LKPA lantaran saat mendapatkan putusan dari persidangan, yang bersangkutan belum berusia delapan belas tahun. Sehingga meskipun saat ini sudah berusia delapan belas tahun, maka mereka tetap berada di LKPA.

“Hanya saja secara administratif mereka mengikuti aturan Lapas Kelas IIB Wonosari,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Pantai gunungkidul Pantai gunungkidul
Pariwisata2 bulan yang lalu

Menikmati Pesona Baru Pantai Sepanjang yang Memikat Wisatawan Berkunjung ke Gunungkidul

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari,(pidjar.com)– Berbicara tentang pantai di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Pasalnya, daerah ini memiliki puluhan pantai dengan keindahan...

Berita Terpopuler