Pemerintahan
Ratusan Jamaah Haji Gunungkidul Akhirnya Berangkat Tahun Ini
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Para calon haji dari Kabupaten Gunungkidul telah mendapat kepastian terkait dengan keberangkatan haji di tahun 2022 ini. Adapun kepastian tersebut meliputi jumlah kuota hingga jadwal keberangkatan. Informasi tersebut telah dibenarkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Gunungkidul.
Kepala Kanwil Kemenag Gunungkidul, Sa’ban Nuroni mengatakan, pihaknya telah menerima informasi yang rinci dari pusat terkait dengan kegiatan haji tahun 2022 ini. Di mana Gunugkidul memiliki kuota sebanyak 190 jemaah yang akan berangkat tahun ini.
“Kloter pertama akan berangkat pada 4 Juni 2022,” Kata Sa’ban Nuroni, Kamis (12/05/2022).
Adapun menurut Sa’ban, kuota yang tersedia saat ini untuk diberangkatkan memang baru 48 persen dari kuota normal. Adanya pengurangan kuota keberangkatan tersebut dikarenakan Kemenag memang harus mengikuti peraturan pemerintah Arab Saudi. Adapun kuota haji keseluruhan tahun ini mencapai 1 juta jemaah, di mana 850 ribu orang berasal dari luar Arab Saudi. Indonesia sendiri mendapat kuota sebanyak 100.050 jemaah, kuota tersebut paling tinggi dibanding negara lain.
“Untuk DIY sendiri mendapat kuota sebanyak 1.437 jemaah, kemungkinan paling banyak dari Sleman dan Bantul,” terangnya.

Menurutnya, kuota haji Gunugkidul biasanya paling rendah se DIY bersama dengan Kabupaten Kulonprogo. Adapun pemberangkatan haji kali ini nantinya akan melalui Embarkasi Solo, Jawa Tengah. Lantaran kuota yang terbatas, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi jemaah. Diantaranya diprioritaskan bagi mereka yang telah membayar lunas, jadwal keberangkatannya sesuai, serta umur maksimal 65 tahun.
“Untuk yang di atas 65 tahun dikenakan penundaan, dengan pertimbangan kesehatan, hal tersebut menjadi pertimbangan karena mengingat masih ada potensi penularan Covid-19,” imbuh dia.
Kepala Saksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kanwil Kemenag Gunungkidul,Taufik Ahmad Sholeh menambahkan, sejauh ini sudah ada 10 jemaah yang mengundurkan diri. Adapun mereka merupakan jemaah yang seharusnya ikut kuota 190 yang berangkat tahun ini.
Beberapa faktor menjadi alasan pengunduran diri serti sakit, sedang hamil hingga usia di atas 65 tahun. Namun bukan berarti keberangkatan mereka dibatalkan. Pengunduran diri tersebut tidak membuat kuota haji Gunugkidul berkurang. Selama uang pendaftaran tidak diambil, maka hak berangkat tidak hilang, namun hanya ditunda.
“Jatah 10 jamaah yang mengundurkan diri akan diberikan kepada mereka yang masuk dalam daftar antrean teratas,” kata Taufik.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized5 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
