Pemerintahan
Alasan Jarak, Sejumlah Kepala SD Yang Baru Dilantik Mundur Massal
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejumlah Kepala Sekolah Dasar (SD) yang beberapa waktu lalu baru saja dilantik diketahui mengundurkan diri secara massal. Adapun alasan dari pengunduran diri para kepala sekolah tersebut diantaranya karena faktor kesehatan, hingga jarak sekolah tempat mereka bekerja yang sangat jauh dari rumah. Sebagian dari kepala sekolah yang mengundurkan diri ini memang berdomisili di luar Gunungkidul.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Ali Ridlo, membenarkan adanya pengunduran diri kepala sekolah sejumlah SD di Gunungkidul yang sebenarnya baru beberapa hari menjabat. Ia memaparkan bahwa ada 4 kepala SD yang mengundurkan diri.
“Pengunduran diri mereka telah kami setujui,” ucap Ali, Kamis (02/12/2021).
Lebih lanjut dijelaskannya, 4 kepala sekolah yang mengundurkan diri adalah Tukirman warga Kapanewon Paliyan yang tadinya dilantik sebagai Kepala SDN Bendungan III Karangmojo yang pasca pengunduran dirinya ditugaskan menjadi Guru SDN Karangmojo II Paliyan; Ngatijo, warga Bantul yang semula menjabat sebagai Kepala SD N Gelaran III Karangmojo yang ditugaskan menjadi Guru SD N Nanas Purwosari. Kemudian Sri Munah warga Kapanewon Playen yang sempat dilantik sebagai Kepala SDN Monggol II Saptosari ditugaskan menjadi guru SDN Gading Aspri Playen; dan Muklas warga Bantul yang sebelumnya merupakan Kepala SD N Petir II, Kapanewon Rongkop menjadi guru di SD N Girisekar, Kapanewon Panggang; selain keempat kepala sekolah yang dimutasi menjadi guru tersebut, juga ada Tri Suwarni warga Kapanewon Panggang yang tadinya Kepala SDN Plembon Playen menjadi Plt Kepala SDN Monggol II.
“Untuk kepala sekolah yang mengundurkan diri kemudian kembali kita tugaskan menjadi guru biasa,” lanjutnya.

Kepala Sekolah yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) semestinya mau ditempatkan di mana saja. Namun kemudian, karena berbagai faktor, dengan adanya pengunduran sejumlah kepala sekolah tersebut akan menjadikan bahan perbaikan dalam sistem penempatan kepala sekolah nantinya. Menyikapi mundurnya sejumlah kepala sekolah tersebut, pihaknya sudah melakukan perubahan rotasi kepala sekolah dan perubahan promosi.
“Tentang pengunduran diri kepala sekolah, kami sudah melakukan perubahan promosi dan rotasi kepala sekolah,” ucap Ali.
Ali menambahkan, pihaknya akan lebih cermat dan akuntabel dalam melakukan penataan kepala sekolah ataupun guru yang berbasis kinerja nantinya. Karena formasi lokasi yang terbatas dari yang diinginkan, pihaknya saat ini belum dapat mengakomodir keinginan kepala sekolah.
“ASN yang tidak sesuai syarat sebagai kepala sekolah yang diatur di Permendikbud No 6 Tahun 2018 Tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah akan ditinjau ulang,” tutupnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized5 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal3 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
