Pemerintahan
Ratusan Ternak di Kalurahan Serut Divaksin
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gunungkidul telah melakukan vaksinasi pada ratusan ternak di Padukuhan Kayoman dan Wangon, Kalurahan Serut, Kapanewon Gedangsari. Hal ini dilakukan untuk mencegah semakin meluasnya penularan penyakit antraks di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul, Wibawanti Wulandari mengatakan, pemberian vaksin terhadap ternak di dua Padukuhan ini telah dilakukan oleh petugas Puskeswan di daerah tersebut. Adapun jumlah ternak yang divaksin di Padukuhan Kayoman sebanyak 134 sapi dan 299 kambing, sedangkan di Padukuhan Wangon ada 158 sapi, 304 kambing dan 2 ekor domba. Pemberian vaksin ini sesuai dengan ketentuan, yaitu 12 hari setelah diberikan antibiotik.
“Sudah dilakukan vaksinasi di zona merah,” ucap Wibawanti Wulandari.
Ia mengatakan, Padukuhan Kayoman merupakan daerah yang ditemukan adanya kasus antraks pada sapi. Kemudian Padukuhan Wangon merupakan daerah yang jaraknya sangat dekat dengan daerah temuan antraks. Selain dua padukuhan ini, pemerintah akan meluaskan jangkauan vaksinasi pada ternak .
“Pemberian vaksin pada ternak ini dimaksudkan untuk mencegah terjadinya penyebaran antraks di wilayah tersebut,” paparnya.
Disinggung mengenai ada atau tidaknya kasus baru, Wibawanti mengungkapkan jika hingga saat ini tidak tambahan kasus antraks di wilayah Gedangsari. Pihaknya saat ini masih terus melakukan pengawasan dan pemantauan keluar masuknya hewan ternak di wikayah Gunungkidul. Sedangkan untuk lalu lintas ternak di Padukuhan Kayoman masih belum diperbolehkan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Sidig Hery Sukoco mengatakan, sejak adanya laporan warga Kayoman yang suspek antraks pihaknya kemudian melakukan penanganan di lokasi kejadian. Adapun sebanyak 53 dilakukan penelusuran dimana 17 diantaranya menunjukkan gejala. 3 diantaranya dinyatakan positif antraks dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Dari tiga orang yang positif ini, kondisinya sudah mulai membaik dan masih terus mendapatkan penanganan medis serta pemantauan. Dinas Kesehatan sendiri menyebut tidak ada penambahan kasus baru mengenai antraks yang menular ke manusia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pariwisata2 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
