Pemerintahan
Sambut Pemudik, Begini Persiapan Dinas Perhubungan Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Menyambut arus mudik lebaran tahun 2024 Dinas Perhubungan Gunungkidul bersama Satlantas Polres Gunungkidul melakukan pengecekan kendaraan angkutan penumpang atau ramcek di sejumlah Perusahaan Otobus (PO) dan terminal, Senin (01/04/2024) siang tadi.
Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Irswan Jatmiko mengatakan, pelaksanaan ramcek ini untuk memberikan rasa aman bagi penumpang angkutan saat mudik lebaran tahun ini. Adapun pengecekan menyasar PO Maju Lancar, PO Rosalia Indah yang memiliko rute antar provinsi garasinya pun di Gunungkidul dan terminal Semin yang armada di tempat tersebut beroperasi setiap harinya.
Hasil pengecekan acak di PO Maju Lancar disebutnya secara umum kendaraan dinyatakan layak jalan. Untuk pengecekan surat-surat penting dimulai dengan memastikan SIM pengemudi dan STNK masing-masing armada yang dilanjutkan dengan pengecekan fisik seperti lampu utama, klakson, lampu sen, rem dan sebagainya.
“Ada beberapa temuan yang kemudian kami rekomendasikan untuk segera dipenuhi mulai dari sabuk pengaman, pintu darurat yang tertutup papan atau tempat duduk, dan palu pemecah kaca. Setelah kami cek ini, nanti akan terus kami pantau agar saat kendaraan beroperasi semua komponen persyaratan lengkap,” kata Irawan Jatmiko.
Setelah melakukan pengcekan di PO Maju Lancar, petugas melanjutkan ramcek di PO Rosalia Indah dan Terminal Semin. Di terminal ini, jika ada kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan maka akan diterapkan sanksi tilang. Sebab kendaraan sudah beroperasi.

“Himbauan ke pemudik agar memperhatikan betul bagaimana kondisi kendaraan yang akan digunakan. Jangan sampai hanya memburu harga tiket murah justru mengabaikan keselamatan,” jelasnya.
“Mudik kali ini kami tim gabungan tentu bersiap untuk menyambut para pemudik. Ada 2 pos pengamanan yang didirikan di Siyono dan Hargodumilah, kemudian pos pantau di kawasan obyek wisata,” papar Irawan.
Lebih lanjut ia mengatakan, lalu lintas pemudik tahun 2024 ini diprediksi akan meningkat 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sekitar 154.000 kendaraan akan masuk ke wilayah DIY salah satunya ke Gunungkidul. Sedangkan data tahun lalu sebanyak 141.000 kendaraan.
Sekretaris Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan, selain pengecekan kendaraan, persiapan yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Gunungkidul diantaranta penyempurnaan fasilitas jalan yang menjadi ranah Dinas Perhubungan seperti perbaikan rambu lalu lintas, Apill, PJU dan lain sebagainya.
“Kami sudah koordinasikan dengan sejumlah pihak baik perbaikan penerangan jalan umum dan lain sebagainya. Mudah-mudahan mudik lebaran 2024 ini berjalan aman, damai dan nyaman,” tutupnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
