Connect with us

Pemerintahan

Kasus DBD di Gunungkidul Meningkat Drastis, 2 Orang Meninggal Dunia

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Demam Berdarah Dengue (DBD) tahun ini cukup menjadi perhatian. Sampai dengan sekarang Dinas Kesehatan Gunungkidul mencatat ada 300 an kasus yang terjadi di puluhan wilayah. Sejumlah penanganan dan antisipasi dilakukan pemerintah dan masyarakat umum, sebab kondisi ini dimungkinkan masih bisa bertambah.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono mengatakan berdasarkan laporan yang diterima, sampai denganhari ini terdapar 311 orang yang terjangkit DBD. Dari jumlah ini ada 2 orang pasien DBD yang meninggal dunia. Mayoritas dari penderita penyakit ini adalah anak-anak dan sebagian juga orang dewasa.

“Untuk kasus yang terlaporkan ada 300 an orang yang terjangkit DBD, mereka mendapatkan penanganan atau perawatan medis baik di Rumah Sakit, Puskesmas, maupun Klinik,” terang Ismono saat dikonfirmasi.

Berita Lainnya  Pasar Kreatif Laris Manis jadi Ajang Kreasi Para Seniman Jogja

Menjelaskan,untuk sebaran wilayah endemik DBD sendiri berada di sejumlah kapanewon. Menurutnya, adanya peningkatan kasus DBD sendiri menjadi perhatian banyak pihak. Terutama masyarakat yang harus peka terhadap lingkungan sekitar. Pencegahan dilakukan oleh masyarakat dan dinas, adapun diantaranya dengan melakukan fogging di beberapa lokasi.

“Ada 33 titik yang menjadi focus program fogging. Ini (DBD) kita termasuk kena siklus 5 tahunan jadi jumlah kasusnya naik 2 kali lipat,” jelasnya.

Pencegahan lain yang akan dicoba oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul adalah dengan berkoordinasi UGM untuk program pengembangan nyamuk Wolbachia yang dianggap mampu menekan DBD.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan dan lain sebagainya.

Berita Lainnya  Menyoal Kelangkaan Minyak Goreng dan Rekomendasi ORI DIY Untuk Pemerintah

“Upaya pencegahan yang bisa dilakukan saat ini ya fogging dan penerapan pola hidup sehat itu. Kalau untuk pembagian abate, sekarang ini Dinkes kehabisan stok abate,” tutup dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler