Sosial
Ratusan Warga Mulusan Mengungsi Pasca Bencana dan Dapur Umum Kesulitan Logistik
Paliyan, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Posko pusat tanggap bencana puting beliung di Padukuhan Kenteng, Kalurahan Mulusan, Kapanewon Paliyan, mengalami kesulitan mendapatkan komoditi minyak goreng dan sayuran untuk mencukupi kebutuhan dapur umum. Adapun posko ini dibangun pasca bencana untuk mencukupi logistik permakanan relawan dan warga terdampak angin puting beliung. Setiap harinya, di dapur umum Posko Pusat Tanggap Bencana Mulusan ini akan memasak ratusan porsi makanan.
Koordinator Posko Tagana Gunungkidul, Wagiyo, mengatakan, pihaknya mendirikan posko dapur umum selama 3 hari ke depan. Posko dapur umum ini untuk menyediakan logistik permakanan bagi warga terdampak dan juga para relawan. Ia menambahkan, pada awal operasionalnya, posko ini telah mengalami permasalahan berkaitan dengan stok minyak goreng yang mulai menipis seiring dengan penggunaannya setiap hari.
“Sekali masak kami menyediakan 600 porsi makanan untuk mencukupi kebutuhan, sehingga kebutuhan minyak gorengnya memang cukup besar,” ucap Wagiyo, Sabtu (12/03/2022).
Biasanya, menu makanan yang dibagikan selain nasi juga lauk pauk seperti telur, sayur dan juga mie goreng. Hanya saja, saat ini mereka masih kekurangan sayuran untuk memasak. Selain itu, kebutuhan yang mendesak saat ini adalah minyak goreng karena kebutuhannya cukup banyak.
“Sekali memasak itu kita menghabiskan minyak 10 liter, dan saat ini cukup sulit untuk mendapatkannya di pasaran,” imbuh Wagiyo.

Stok minyak goreng yang ada saat ini diprediksi hanya dapat digunakan hingga hari berikutnya saja. Jika tidak ada penambahan stok, kemungkinan untuk mencukupi kebutuhan permakanan akan menggunakan mie instan. Ia mengungkapkan jika untuk mencukupi kebutuhan bahan pokok permakanan, saat ini mengandalkan suplai dari BPBD dan masyarakat sekitar yang membantu.
“Ya ini harapannya segera ada penambahan stok, tadi dicek di posko masih ada tapi kurang tahu berapa jumlahnya,” terangnya.
Sementara itu, Lurah Mulusan, Supodo, mengatakan kejadian bencana puting beliung di Kalurahan Mulusan tidak hanya terjadi pada kali ini saja. Sebelumnya puluhan tahun lalu kejadian serupa pernah terjadi dengan dampak yang lebih merusak dibandingkan saat ini.
Adapun dampak dari adanya kejadian puting beliung, ratusan warga terpaksa mengungsi di rumah tetangga ataupun saudara yang tidak terdampak bencana. Dari laporan yang ia terima, sebanyak 25 Keluarga Padukuhan Kenteng dan 40 Keluarga di Padukuhan Karangmiri mengungsi.
“Ya rata-rata setiap rumah ada lima orang, tinggal dikalikan saja berarti jumlahnya sekitar 325 orang,” jelasnya.
Terkait dengan kebutuhan pokok permakanan, ia menyampaikan jika Pemerintah Kalurahan Mulusan juga turut memberikan bantuan bahan pokok ke posko tanggap darurat. Selain itu, bantuan bahan pokok juga berasal dari institusi lainnya seperti BPBD Gunungkidul.
“Kalau dari Pemerintah Kalurahan itu sumbernya dari dana desa,” tutupnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
