Pemerintahan
Raup Pendapatan Pajak 188 Miliar, KPP Pratama Wonosari Tak Capai Target
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pada tahun 2019 lalu, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Wonosari tidak mencapai target dalam meraup pajak dari masyarakat. Bahkan dari target yang ada, KPP Pratama hanya mampu meraih 88,11% pajak yang dipungut dari 60 ribu Wajib Pajak yang ada di Kabupaten Gunungkidul.
Kepala Seksi Ekstensifikasi KPP Pratama Wonosari, Rahmad Abidin memaparkan, pada tahun 2019 lalu, KPP Pratama Wonosari ditargetkan untuk bisa meraup pendapatan pajak sebesar Rp. 212,3 miliar. Namun hingga hari terakhir pada tanggal 31 Desember 2019 silam, KPP Pratama Wonosari hanya mampu meraih pembayaran pajak senilai Rp. 186,8 Miliar.
“Bulan ini masih menjadi bahan evaluasi KPP Pratama mengenai apa yang menjadi penyebab target pajak kita masih kurang,” beber Rahmad saat ditemui pidjar-com-525357.hostingersite.com, Jumat (10/01/2020).
Menurutnya, ketidakmampuan dalam meraup target sendiri terjadi hampir merata di Kantor Wilayah Pajak Daerah Istimewa Yogyakarta sendiri. Satu-satunya KPP yang memenuhi target hanyalah KPP Pratama Wates dengan total pendapatan 147% di atas target. Sementara untuk KPP Pratama Wonosari sendiri menempati urutan kedua.
“Permasalahan rerata KPP sama ya, kepatuhan formal wajib pajak (WP) yang menyampaikan SPT tahunan dari taget Dirjen Pajak 100% di Gubungkidul tahun 2019 ada 101% yang melaporkan SPT tahunan,” jelas Rahmad.

Pihaknya sendiri belum dapat mengidentifikasi apa yang menjadi penyebab pembayaran pajak di Gunungkidul tidak terpenuhi. Padahal pada sisi lain, pelaporan SPT tahunan masing-masing Wajib Pajak di Gunungkidul sangat tertib.
“Kami juga sudah membuka layanan untuk billing yang nantinya para WP dapat mengirimkan SMS ke nomor yang sudah ditentukan untuk mempunyai akses informasi billing,” kata Rahmad.
Ia menambahkan, target pembayaran pajak untuk tahun 2020 ini masih belum dirilis. Diperkirakan, baru pada Februari mendatang target pendapatan pajak di masing-masing kabupaten akan ditetapkan.
“Januari masih masa evaluasi, apa kendala, apa langkah-langkah ke depannya. Selama 2019 kemarin, kita sudah berupaya menyosialisasikan perpajakan kepada para WP, kemungkinan tahun ini kami juga akan mengadakan kegiatan serupa,” pungkas dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
