Connect with us

Sosial

Temukan Jagal Yang Lakukan Praktek Jual Beli Bangkai Ternak, Dinas Akan Gandeng Kepolisian

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pertanian dan Pangan akan melakukan komunikasi lintas sektoral untuk pencegahan peredaran ternak mati di wilayah Gunungkidul. Berkaca pada mencuatnya penularan dugaan anthraks ke manusia lantaran mengkonsumsi daging dari ternak yang sakit atau mati mendadak, langkah ini disebut menjadi cukup mendesak dilakukan. Di Gombang sendiri, sejumlah warga memang diduga tertular penyakit berbahaya ini setelah beramai-ramai mengkonsumsi daging sapi yang terpantau mati mendadak.

Tak hanya tradisi membrandu, dinas juga menemukan adanya masyarakat yang menjual ternak mereka yang mati  kepada seorang jagal yang beroperasi di Kecamatan Semanu. Langkah tegas sendiri akan dilakukan dan bahkan jika diperlukan akan menggandeng pihak kepolisian. Diharapkan nantinya langkah tegas ini akan memutus rantai jual beli bangkai ternak yang saat ini cukup marak.

Berita Lainnya  Melongok Sejarah Serangan Umum 1 Maret Dari Monumen Stasiun Radio Banaran

Kepala DPP Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, selama ini pihaknya telah banyak mendapat laporan dari masyarakat terkait dengan masih maraknya aktifitas jual beli ternak yang mati. Sering kali, petugas mengejar lokasi di mana ternak dijual dan mendapati bangkai tersebut disimpan dalam rumah pemotongan hewan.

“Itu kan bangkai, tidak boleh dijual. Sering kita kejar ketika mendapati bangkai tersebut dan kita paksa untuk dikubur,” kata Bambang, Jumat (10/01/2020).

Ia menambahkan, selama ini petugas baru mengetahui peredaran jual beli ternak mati di sebuah rumah pemotorngan hewan di wilayah Desa Semanu, Kecamatan Semanu. Namun begitu, monitoring terus akan dilakukan untuk mengetahui lokasi lain yang juga menjalankan praktek jual beli ternak mati itu.

“Pernah ada ditemukan disimpan dalam pendingin, kita paksa untuk dikubur. Ini baru di satu titik di Semanu itu,” imbuh dia.

Budaya semacam ini menjadi perhatian pihaknya lantaran bangkai ini merupakan daging yang tidak sehat. Untuk itu pihaknya akan melakukan komunikasi lintas sektoral salah satunya dengan menggandeng pihak kepolisian dalam penanganannya.

Berita Lainnya  Jalur Wisata Diperkirakan Macet Selama Libur Nataru, Wakil Bupati Minta Wisatawan Sabar

“Akan kita komunikasikan dengan semua sektor termasuk pihak kepolisian dalam penindakan secara hukumnya,” ucap Bambang.

Saat ini, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran bupati tentang larangan jual beli dan konsumsi ternak mati. Hal tersebut untuk mengantisipasi penyakit berbahaya yang menyerang masyarakat, salah satunya adalah antraks.

“Mulai hari ini surat edaran bupati turun, ya itu tadi untuk larangan konsumsi dan menjual ternak mati,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Anak Agung Putra Dwipayana menambahkan, berkaitan dengan praktek jual beli ternak mati ini, kepolisian masih menunggu koordinasi dengan pemerintah. Menurutnya, tindakan jual beli bangkai tersebut melanggar undang-undang perlindungan konsumen.

“Bisa dijerat dengan undang-undang perlindungan konsumen. Tetapi kita juga tidak bisa turun sendiri, kita masih menunggu koordinasi dengan pemerintah,” terang Anak Agung.

Berita Lainnya  Kehabisan Makanan di Habitat Asli, Ular-ular Besar Mulai Serbu Pemukiman Warga Umbulrejo

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler