fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Rawan Terdampak Gelombang Tinggi, TPI Drini Akan Dipindah

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) berencana memindahkan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pantai Drini. Hal tersebut lantaran selama ini, lokasi yang ada sangat rawan terjadi kerusakan apabila gelombang tinggi terjadi.

Kepala DKP Gunungkidul, Krisna Berlian mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah mencari lahan untuk pembangunan TPI di Pantai Drini yang baru. Kematangan perencanaan dirasa sangat perlu dilakukan demi efisiensi anggaran.

“Yang jelas kalau akan dipindah lokasinya terlebih dahulu ditentukan akan dimana, agar tidak bolak balik pindah,” ucapnya, Selasa (29/1/2019).

Krisna menuturkan saat ini posisi TPI Pantai Drini yang berada di bibir pantai menjadi seperti mimpi buruk karena sewaktu-waktu gelombang tinggi dapat merusak bangunan TPI. Seperti pada gelombang tinggi pertengahan tahun 2018 lalu yang menyebabkan kerusakan sangat parah di lokasi tersebut.

“Jangan sampai habisnya dana kita hanya untuk rehab bangunan TPI yang ada di Drini,” ucapnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul, Drajat Ruswandono mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah serius dalam melakukan penataan di kawasan pantai. Dari rencana yang ada, penataan akan dimulai dari Pantai Baron.

“Penataan pantai dimulai dari Pantai Baron terlebih dahulu yang sudah ada Detail Engineering Design (DED). Kalau TPI yang ada di Drini itukan sifatnya insidentil terkena gelombang tinggi, kalau Pantai Baron memang kita berencana membenahi semuanya. Karena sudah ada konsepnya,” ucapnya.

Drajat menambahkan tak hanya pantai Baron saja yang akan dilakukan penataan nantinya usai penataan di Pantai Baron dilakukan, penataan selanjutnya akan menyasar Pantai Kukup dan Pantai Krakal.

“Mudah-mudahan semua pantai dapat kita benahi dan terkonsep,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler