fbpx
Connect with us

Sosial

Rayakan Kelulusan,Puluhan Siswa SMK Kesehatan Ramai-ramai Basuh Kaki Orang Tua

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Bukan hura-hura dan kegembiraan berlebihan, suasana keharuan mendalam justru lebih kentara pada saat momen pengumuman kelulusan di SMK Kesehatan Wonosari pada Kamis (03/05/2018) siang tadi. Para siswa dan pihak sekolah menggagas acara unik pada momen itu dengan menggelar acara basuh kaki orang tua. Aksi ini sengaja dipilih sebagai rasa terima kasih para siswa atas bimbingan orang tua hingga pada akhirnya bisa lulus sekolah.

Suasana mengharukan mulai nampak ketika para siswa melakukan aksi basuh kaki. Mereka tak kuasa menahan tangis lantaran mengingat betapa besarnya jasa orang tua mereka yang mengantarkan para siswa ke gerbang kedewasaan yang berarti juga mulai masuk ke dunia yang sebenarnya. Tak hanya dari para siswa, tangis para orang tua pecah setelah melihat ketulusan bakti dari anak-anaknya tersebut.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Kesehatan Wonosari, Andar Nurjanto mengatakan kegiatan basuh kaki orang tua sengaja dipilih oleh sekolah dalam pengumuman kelulusan ini. Pihaknya berharap agar nantinya dengan kegiatan ini, bisa membentuk karakter serta kepribadian siswa untuk lebih peka dengan keadaan di sekitarnya. Para siswa diingatkan bahwa di tengah kesuksesan kelulusan yang mereka raih ini, ada jasa besar dari orang tua yang dengan tekun mendidik serta membiayai para siswa.

"Ini juga sesuai dengan intruksi yang kami terima dari dinas yang meminta agar perayaan kelulusan dirayakan dengan hal-hal positif. Maka kami memilih kegiatan basuh kaki itu," kata Andar, Kamis siang.

SMK Kesehatan Wonosari sendiri pada tahun ajaran 2017/2018 ini mampu menorehkan prestasi yang cukup baik di mana para siswa kelas XII seluruhnya lulus. Ia bahkan mengklaim bahwa para siswanya tersebut tak hanya asal lulus saja, namun juga memiliki nilai yang bagus. Dengan torehan ini, ia sangat optimis nantinya lulusan SMK Kesehatan Wonosari mampu bersaing baik dalam dunia kerja maupun dunia akademik bagi yang akan meneruskan ke jenjang pendidikan selanjutnya.

“Total pada tahun ajaran ini, kami meluluskan 60 siswa,” lanjut dia.

Salah seroang siswi SMK Kesehatan, Clara Stevani Putri, mengaku tak mampu menahan haru ketika momen basuh kaki orang tua. Ia merasa bahwa orang tuanya selama ini sudah sangat berjasa dalam membesarkan dan memberikan fasilitas-fasilitas sampai ia lulus sekolah. Ia merasa momen ini sekaligus sebagai titik balik kehidupannya dan menjadi waktu yang tepat untuk mulai membahagiakan orang tuanya.

“Saya paham betapa berat perjuangan orang tua dalam membesarkan, mendidik sampai saat ini saya bisa lulus sekolah,” katanya sembari terisak.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler