Sosial
Rayakan Kelulusan,Puluhan Siswa SMK Kesehatan Ramai-ramai Basuh Kaki Orang Tua
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bukan hura-hura dan kegembiraan berlebihan, suasana keharuan mendalam justru lebih kentara pada saat momen pengumuman kelulusan di SMK Kesehatan Wonosari pada Kamis (03/05/2018) siang tadi. Para siswa dan pihak sekolah menggagas acara unik pada momen itu dengan menggelar acara basuh kaki orang tua. Aksi ini sengaja dipilih sebagai rasa terima kasih para siswa atas bimbingan orang tua hingga pada akhirnya bisa lulus sekolah.
Suasana mengharukan mulai nampak ketika para siswa melakukan aksi basuh kaki. Mereka tak kuasa menahan tangis lantaran mengingat betapa besarnya jasa orang tua mereka yang mengantarkan para siswa ke gerbang kedewasaan yang berarti juga mulai masuk ke dunia yang sebenarnya. Tak hanya dari para siswa, tangis para orang tua pecah setelah melihat ketulusan bakti dari anak-anaknya tersebut.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Kesehatan Wonosari, Andar Nurjanto mengatakan kegiatan basuh kaki orang tua sengaja dipilih oleh sekolah dalam pengumuman kelulusan ini. Pihaknya berharap agar nantinya dengan kegiatan ini, bisa membentuk karakter serta kepribadian siswa untuk lebih peka dengan keadaan di sekitarnya. Para siswa diingatkan bahwa di tengah kesuksesan kelulusan yang mereka raih ini, ada jasa besar dari orang tua yang dengan tekun mendidik serta membiayai para siswa.
"Ini juga sesuai dengan intruksi yang kami terima dari dinas yang meminta agar perayaan kelulusan dirayakan dengan hal-hal positif. Maka kami memilih kegiatan basuh kaki itu," kata Andar, Kamis siang.
SMK Kesehatan Wonosari sendiri pada tahun ajaran 2017/2018 ini mampu menorehkan prestasi yang cukup baik di mana para siswa kelas XII seluruhnya lulus. Ia bahkan mengklaim bahwa para siswanya tersebut tak hanya asal lulus saja, namun juga memiliki nilai yang bagus. Dengan torehan ini, ia sangat optimis nantinya lulusan SMK Kesehatan Wonosari mampu bersaing baik dalam dunia kerja maupun dunia akademik bagi yang akan meneruskan ke jenjang pendidikan selanjutnya.
“Total pada tahun ajaran ini, kami meluluskan 60 siswa,” lanjut dia.
Salah seroang siswi SMK Kesehatan, Clara Stevani Putri, mengaku tak mampu menahan haru ketika momen basuh kaki orang tua. Ia merasa bahwa orang tuanya selama ini sudah sangat berjasa dalam membesarkan dan memberikan fasilitas-fasilitas sampai ia lulus sekolah. Ia merasa momen ini sekaligus sebagai titik balik kehidupannya dan menjadi waktu yang tepat untuk mulai membahagiakan orang tuanya.
“Saya paham betapa berat perjuangan orang tua dalam membesarkan, mendidik sampai saat ini saya bisa lulus sekolah,” katanya sembari terisak.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
