Connect with us

Pemerintahan

Refocusing Anggaran, Pembangunan RS Bedoyo Ditunda

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pembangunan gedung Rumah Sakit Bedoyo dan gedung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul nampaknya belum dapat dilanjutkan pada tahun 2021 ini. Pasalnya, plot anggaran saat ini turut direfocusing untuk penanganan pandemi.

Kepala Seksi Bangunan Gedung dan Tata Bangunan, Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Nanang Irawanto memaparkan, pemangkasan anggaran yang dilakukan oleh pemerintah berdampak pada tertundanya pembangunan fisik rumah sakit Bedoyo. Dimana sebelumnya rumah sakit di kawasan timur itu akan dilanjutkan tahun ini, karena tahun 2020 kemarin sempat tertunda.

Namun akibat refocusing yang dilakukan, pembangunan rumah sakit senilai 13 miliar tersebut urung dilakukan. Tentunya kebijakan ini diambil atas berbagai dasar dan pertimbangan.

Berita Lainnya  Larangan Mudik Mulai 22 April, Dinas Segera Koordinasi Ulang

Kemudian, berkaitan dengan pembangunan gedung BPBD di calon komplek perkantoran terpadu tetap dilanjutkan tahun ini. Hanya saja ada pengurangan pagu anggaran, yang semula tahun ini dianggarkan 4 miliar rupiah ada pengurangan 500 juta rupiah. Sehingga tahun ini, gedung BPBD di Kalurahan Siraman akan dilanjutkan dengan anggaran 3,5 miliar rupiah.

Tidak semua pembangunan fisik dihapuskan. Ada yang tetap jalan tapi anggarannya berkurang dari perencanaan sebelumnya,” ucap Nanang Irawanto.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, tentang pembangunan gedung BPBD sekarang ini masih dalam proses review DED untuk mengakomodasi ruang Pusdalop. Adamya pengurangan anggaran tersebut tentunya juga berdampak pada target penyelesaian.

Gedung BPBD ini mulanya ditargetkan tahun 2020 selesai pembangunan. Akibat pandemi kemudian terhenti, ditargetkan ulang akhir 2021 selesai dan bisa digunakan oleh tim BPBD. Akan tetapi jika tidak cukup waktu tidak menutup kemungkinan baru akan selesai di tahun 2022 mendatang

Berita Lainnya  Inseminasi Buatan Dinilai Praktis, Petani Bisa Pilih Bibit Sapi Sesuai Keinginan

Pengerasan halaman kemungkinan akan diselesaikan tahun 2022 mendatang. Tapi mudah-mudahan lah prosesnya ini cepat jadi bisa akhir tahun selesai dan beroperasional,” imbuhnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis5 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler